Loading...

AIF 2017, Ajak Generasi Muda dari Mall Turun ke Sawah

12:27 WIB | Tuesday, 28-November-2017 | Nusantara | Penulis : Gesha

Ada pesan tersendiri yang ingin disampaikan dalam pelaksanaan Agro Inovasi Fair (AIF) 2017 berlangsung sejak Rabu- Minggu ( 22-26/11) di Botanic Square, Bogor. Salah satunya lebih memperkenalkan inovasi dan teknologi pertanian ke masyarakat, terutama generasi muda.

 

Kepala Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian M.Syakir mengatakan,  pameran inovasi dan teknologi pertanian yang berlangsung di pusat perbelanjaan atau di ruang publik agar pertanian lebih banyak dikenal kalangan publik. Selain itu, diharapkan masyarakat awam, termasuk generasi muda dapat melihat langsung dan mengenal perkembangan IPTEK bidang pertanian.

 

Menurut Syakir, pertanian sekarang tidak lagi identik dengan kumuh. Bahkan berbagai ragam alat dan mesin pertanian sudah dirilis Balitbang bisa menarik minat generasi muda untuk masuk kembali ke sektor pertanian. 

 

Selain menyuguhkan inovasi pertanian hulu-hilir, saat AIF 2017 juga memperkenalkan dan memperagakan teknologi perawatan anggrek, kultur jaringan, inseminasi buatan ayam kampung unggul, hidroponik dan aeroponik, olahan sayuran menjadi smoothie, pembuatan biopestisida, serta olahan sorghum dan hanjeli. Rangkaian peragaan teknologi tersebut dilengkapi juga dengan baking class roti cassava dan coaching clinic kopi nusantara. 

 

Syakir mengatakan, pihaknya juga memperkenalkan pertanian perkotaan dengan teknologi urban farming. Hal ini juga sesuai pendekatan pertanian di kota seperti Bogor. “Kita tidak mau terjebak untuk pertanian di pedesaan saja, tapi juga daerah perkotaan. Kita juga ingin capai peningkatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian,” ujarnya.

 

Syakir menambahkan Bogor adalah Pusat Agro Techno Park sehingga menjadi pusat pengembangan teknologi pertanian Indonesia, Asia Tenggara. bahkan Dunia. Karena itu adanya AIF 2017 menjadi pembuktian Bogor sebagai salah satu kota Agro Techno Park.

 

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang dihubungi terpisah oleh tabloidsinartani.com  menuturkan, sebagai kota Agro Techno Park merupakan keinginan bersama Pemkot Bogor. Salah satu programnya adalah menggerakkan semangat kembali bertanam melalui urban farming maupun Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) melalui tenaga penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Gsh

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162