Loading...

Andi Amran Sulaiman Bangga dengan 5 Pejabat Kementan yang Berani Tolak Suap

14:22 WIB | Tuesday, 15-May-2018 | Sarana & Prasarana | Penulis : Kontributor

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bangga dengan 5 pejabat Kementan yang berani menolak suap. Hal dikatakan Mentan  saat memberikan sambutan pada pelantikan 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Tingkat Pratama, lingkup kementerian pertanian, hari ini, Selasa (15/05). 

 

 

 

Pejabat yang dilantik hari ini adalah, Widono, Kepala Biro Keuangan dan Perlengkapan, I Ketut Kariyasa, Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, keduanya di Sekretariat Jenderal Kementan, Moh. Wahab Ismail, Kapuslitbang Tanaman Pangan, Balitbangtan, Warjito, Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ditjen TP Kementan, Yulia Asri Kurniawati, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, BPPSDM Kementan dan Bambang Haryanto, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, Barantan Kementan.

 

 

 

Mentan, Amran, meminta semua jajaran pejabat lingkup Kementan, agar mengikuti sikap dari  5  pejabat Kementan yang  menolak suap , luar biasa, saya bangga dan sangat apresiate dengan sikap yang seperti ini.

 

 

 

6 Pejabat yang saya lantik, harus bisa melakukan hal yang sama, "Fakta Integritas" yang baru anda tangani baca dan pelajari dengan baik, jadikan ini pedoman dalam menjalankan tugas, nanti setelah ini, saya ingin bertemu dengan 5 pejabat yang sudah menolak suap tersebut.

 


Tidak Ada Alasan Menaikkan Harga

Mentan, kembali mengingatkan, pekan ini memasuki masa ramadhan, saya, mengingatkan kembali, agar menjaga, dan memantau stok kebutuhan pangan, beras, daging, telur, bawang merah dan putih, hingga minyak goreng, stoknya cukup, pantau dan jaga tidak ada alasan untuk menaikkan harga, tegas mentan, usai pelantikan pejabat tinggi tingkat pratama, Mentan langsung melakukan launching "PaduSatu" (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) di Pusat Perijinan Sekretariat Jenderal Kenentan.  Mentan berharap dengan dilaunchingnya PaduSatu, akan mendorong tingkat ekspor dan investasi sektor pertanian.

 

Ahmad Fahmi, Sekjen APPHI, yang juga Direktur PT. AGRO BOGA UTAMA,  salah satu mitra Kementerian Pertanian,  usaha distributor Daging Segar dan Beku, yang hadir pada acara launching "Padu Satu", menyambut baik dan berharap akan lebih baik.

 

Ahmad Fahmi, menuturkan, hal yang dirasakan selama berinteraksi dengan pelayanan perijinan Kementan, sudah sangat baik dulu sebelum tahun 2015, rata-rata penyelesaian dokumen paling cepat  7 hari kerja, namun sejak kepeminpinan  Andi Amran Sulaiman, kami dapat merasakan perubahan yang sangat signifikan, dari 7 hari sekarang ini, rata-rata 3 hari, ujar Fahmi.

 

 

 

Mentan, meminta agar setiap dokumen dapat diselesaikan dalam hitungan jam, "bisa 2 jam", tanya Mentan, yang dijawab Dirjen PKH,  I Ketut Diamirta, bisa, akhirnya Mentan, memutuskan agar proses dokumen dari seluruh stake holder Kementan dapat diselesaikan dalam 1 hari.

 

 

 

Mentan,  juga menambahkan bahwa saat ini, Kementerian Pertanian, sudah meluncurkan berbagai aplikasi digital, di lapangan kita sudah punya aplikasi digital melalui  pencitraan satelit yang dapat memantau luasan tanam komoditas pertanian bahkan, kita sudah meluncurkan aplikasi E-Commerce untuk Toko Tani Indonesia, semua ini kita lakukan untuk masyarakat dan kesejahteraan petani, pungkas Mentan.

Editor : Pimpinan Redaksi

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162