Loading...

Antisipasi Paceklik, Kementan Targetkan Pertanaman Padi 1 Juta Ha/Bulan

14:47 WIB | Tuesday, 08-August-2017 | Nasional | Penulis : Ahmad Soim

Untuk mengantisipasi masa peceklik dan menutupi kebutuhan konsumsi beras, Kementerian Pertanian menargetkan pertanaman padi seluas 1 juta hektar (ha)/bulan.

 

Kalkulasi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, jika masih menggunakan luasan 500 ribu ha dikali 6 ton/ha (produktivitas), maka produksi padi sebesar 3 juta ton (gabah kering panen) atau sebanyak 1.5 juta ton beras. Padahal kebutuhan sebanyak 2.6 juta ton/bulan.

 

“Ada defisit 1,1 juta ton," tegas Amran saat panen raya bersama anggota DPR RI dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar di Kampung Sutam RT 03/RW 04 Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

 

Selama ini pada November, Desember dan Januari menjadi bulan ancaman terhadap ketersediaan beras setiap tahunnya. Saat itu, keran impor beras terpaksa dibuka pemerintah untuk menutupi kebutuhan. 

 

Namun kini, dengan target pertanaman padi seluas 1 juta ha di seluruh Indonesia pada Juli sudah bisa berjalan dengan baik. Karena itu Amran berharap pada Agustus ini bisa mencapai 1 juta ha. Begitu juga di September seluas 1 juta ha. “Kalau ini tercapai, tidak akan terjadi panceklik,” katanya.

 

Jika tertanami seluas 1 juta hektar, maka produksi beras akan mencapai 3 juta ton/bulan. Dengan demikain ada surplus sebanyak 400 ribu ton/bulan dan tidak ada lagi panceklik, harga pun menjadi stabil. “Sekarang ini sudah masuk tahun kedua harga (beras) stabil,” ungkapnya.

 

Dengan produksi beras mencapai 3 juta ton/bulan, Amran menjamin kestabilan dan ketersediaan stok beras akan terus berlanjut hingga Maret-Mei mendatang. “Kurang lebih (ada) 1,8 juta ton dibagi 200 ribu ton (rata-rata konsumsi), cukup untuk sembilan bulan. Bahkan sampai akhir Mei masih aman,” tuturnya. Gsh

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162