Loading...

Benih Padi Jepang Gagal Masuk Melalui Surabaya

12:01 WIB | Friday, 02-March-2018 | Karantina | Penulis : Kontributor

Banyak masyarakat Indonesia yang tergiur  beras Jepang yang dikenal memiliki  tekstur yang pulen dan harum. Bahkan di antara mereka ingin membudidayakannya di Indonesia. Sayang benihnya dimasukkan secara illegal.

 

 

 

Petugas Karantina wilayah kerja Cargo Bandara Juanda, Sidoarjo belum lama ini menahan 3,5 Kg benih Padi asal Jepang di Terminal 2, Juanda.

 

 

 

Kepada Dodik petugas POPT yang memeriksa,  pemilik barang mengaku kalau benih padi tersebut akan ditanam di Jawa Timur  dan tidak mengetahui kalau membawa benih-benih tersebut harus disertai dokumen karantina (Phytosanitary Certificate/PC) dan Surat Ijin Pemasukan dari Menteri Pertanian.

 

 

 

Dalam penjelasannya Dodik menyampaikan, “ kalau tidak ada PC-nya, benih-benih tersebut berpotensi membawa penyakit/bakteri diantaranya: Pseudomonas, syringae pv syringae (Gol A1 / Belum ada di Indonesia)  dan Burkholdera glumae”. 

 

 

 

Oleh sebab itu sambil menunggu pemilik melengkapi dokumen, benih padi tersebut ditahan dan diamankan di kantor karantina, cargo Juanda - Sidoarjo. Herny

Editor : Pimpinan Redaksi

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162