Loading...

Bulog sub Divre Pekalongan Diminta Optimalkan Serapan Gabah

19:03 WIB | Tuesday, 03-October-2017 | Nusantara | Penulis : Gesha

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia, Kementerian Pertanian, Momon Rusmono meminta Perum Bulog, khususnya subdivre Pekalongan untuk mengoptimalkan serapan gabah dalam sisa musim panen tahun ini. Bahkan subdivre Bulog wilayah tersebut ditantang bisa membeli gabah petani sebanyak 450 ton/hari.

 

"Space gudang masih ada, jadi kalau untuk serap 450 ton/hari masih bisa. Luas panen juga masih ada. Untuk beberapa kabupaten terutama Brebes dan Pekalongan masih ada potensi panen," kata Momon dalam Rapat Koordinasi dan Percepatan Sergap Se Eks Karesidenan Pekalongan, Senin (2/10).

 

Bulog Subdivre Pekalongan hingga kini baru menyerap sekitar 173-200 ton/hari. Angka tersebut menurut hitungan masih kurang. Apalagi untuk cadangan stabilitas harga pangan (CSHP) yang ditargetkan sebanyak 250 ton/hari. 

 

Perhitungan harian untuk cadangan pangan ini berdasarkan target CSHP yang harus diupayakan Subdivre Bulog Pekalongan sebanyak 24.512 ton. Sedangkan realisasi CSHP baru mencapai 4 ribu ton dan kekurangan 20 ribu ton harus dipenuhi mulai Oktober, November dan Desember. 

 

"Sedangkan dari target tahun ini saja serap beras sebanyak 118 ribu ton dan realisasi baru 50%. Maka target CSHP setidaknya dua kali lipatnya atau sekitar 450 ton per harinya,” kata Momon.

 

Setidaknya Subdivre Pekalongan memiliki 6 gudang beras dan masing-masing memiliki target tertentu. Seperti Gudang Beras Kandemen (Batang) 65 ton, GB Bondansari (Pekalongan) 75 ton, GB Kedung Kelor (Pemalang) 35 ton, GB Munjung Agung (Tegal) 90 ton, GB Procot (Tegal)  80 ton dan GB Cimohong (Brebes) 105 ton.  "Strategi terpenting adalah Bulog dan mitra harus dioptimalkan lagi sehingga beras yang ada bisa diserap oleh Bulog," tuturnya.

 

Menanggapi tantangan tersebut, Kasubdivre Pekalongan, Muhson mengungkapkan pihaknya siap menyerap beras dari mitra maupun satker yang diturunkan Bulog. Bahkan pihaknya berjanji akan memberikan pelayanan terbaik, termasuk membuka pembelian saat hari libur kerja.

 

"Kami juga memberikan pelayanan super prima seperti Sabtu tetap buka. Dan kerjasama dengan perbankan," tuturnya. Namun demikian, ungkap Muhson, pihaknya tetap memperhatikan persoalan mutu beras.

 

“Kita lakukan pemeriksaan kualitas semaksimal mungkin. Kita juga lakukan komunikasi semaksimal mungkin dengan mitra, terutama permasalah kriteria penimbunan," tambah mantan Kepala Biro Humas Perum Bulog itu. Gsh

 

 

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162