Loading...

Cara Mudah Membuat Saus Tomat

11:51 WIB | Monday, 18-August-2014 | Tips & Santai, Non Komoditi | Penulis : Kontributor

Tomat (Lycopersicum esculentum L, Mer) merupakan  produk hortikultura yang sangat mudah rusak, hanya tahan 3-5 hari pada suhu ruang.  Kulitnya yang  tipis  rawan terkena gesekan mekanis maupun fisik, sehingga membuat lecet dan akibatnya buah akan  menjadi busuk. Oleh karena itu agar buah awet dan tahan disimpan, perlu dilakukan pengolahan  antara lain menjadikannya  saus tomat.

 

Produk saus tomat ini sangat diminati masyarakat luas sebagai pelengkap mengkonsumsi aneka hidangan seperti mie ayam, spagheti, pizza, lasagna, dimsum dan  siomay.

 

Umumnya saus tomat yang dipasarkan dengan harga murah cara buatnya sembarangan, tidak higienis dan menggunakan bahan dasar yang kurang segar. Dalam pembuatannya kadang menggunakan campuran seperti pepaya yang sudah terlalu masak, wortel yang hampir busuk, juga  pewarna yang bukan untuk pewarna makanan serta bahan pengawet yang berlebihan.

 

Karenanya sangat dianjurkan membuat saus tomat sendiri. Selain  higienis dan dijamin   kebersihannya,  bahan-bahan yang digunakan dipastikan  masih segar dan matang optimal sehingga warnanya sangat bagus alami dan tidak mengandung bahan pengawet.

 

Berikut ini tahapan pembuatan  saus tomat:

 

Bahan:

 

1 kg tomat segar yang matang optimal, ditandai dengan warna keseluruhan buah sudah merah, tidak ada cacat sedikitpun, mulus, tidak ada bintik-bintik hitam;

 

150 gram gula pasir;

 

1-3 sendok makan asam cuka, tergantung asam atau tidaknya tomat;

 

1-2 sendok makan garam;

 

1-3 sendok makan minyak;

 

20 gram tepung tapioka;

 

0,3 gram pengawet kalium sorbat dan 0,3 gram natrium benzoat;

 

50 gram bawang putih yang sudah dihaluskan.

 

Cara Membuat :

 

1. Cuci buah tomat dengan air mengalir sampai bersih dan hilangkan mata hitam tomat dengan pisau stainless steel yang tajam.

 

2. Kukus buah tomat dalam air mendidih di dandang stainless steel selama 5 menit.

 

3. Hancurkan buah tomat dengan diblender sampai halus dan disaring.

 

4. Masak bubur tomat yang sudah disaring di wajan teflon sambil diaduk-aduk dengan pengaduk kayu di atas api sedang sampai mendidih.

 

5. Masukkan tepung tapioka yang sudah dilarutkan dengan sedikit air matang yang sudah dingin, bumbu-bumbu bawang putih, garam, gula, cuka, minyak, sambil terus diaduk sampai agak kental.

 

6. Masukkan pengawet kalium sorbat dan natrium benzoat, sambil terus diaduk.  Setelah mencapai kekentalan tertentu (saat  diangkat dengan pengaduk maka akan susah mengalir) berarti saus tomat sudah jadi.

 

7. Masukkan ke dalam botol yang sudah steril dan segera ditutup. Cara mensterilkan botol dan tutupnya dengan  dikukus dalam air mendidih selama 1 jam.

 

8. Botol yang sudah berisi saus tomat segera dilakukan pasteurisasi, dengan cara dikukus dalam air mendidih selama 15 menit, lalu segera angkat dan didinginkan dengan mengaliri  air mengalir atau merendam botol dengan air sampai  hilang panasnya. Tujuan pasteurisasi, untuk membunuh mikroba yang ada di sekitar botol, sedang tujuan merendam atau mengaliri air untuk menghentikan proses pemanasan lebih lanjut. 

 

Sunarmani - Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162