Loading...

Dari Enrekang, Bawang Merah Tembus Vietnam

06:49 WIB | Sunday, 15-October-2017 | Olahan Pasar, Non Komoditi | Penulis : Julianto

Setelah sebelumnya menembus Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura dan Timor Timur, kali ini bawang merah Indonesia kembali masuk ke pasar mancanegara yakni Vietnam. Pelepasan ekspor bawang merah sebanyak 90 ton dilakukan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Spudnik Sujono Kamino dari Enrekang.

 

"Ini menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bukan lagi pengimpor bawang, tapi sudah sebaliknya menjadi pengekspor," kata Amran usai melepas ekspor bawang merah dari Lapangan Andi Liu Anggeraja, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (14/10).

 

Ekspor bawang merah produk Indonesia, kata Amran, telah beberapa kali dilakukan karena memang kebutuhan secara nasional sudah sangat mencukupi. Karena itu, pihaknya mendukung swasta mengekspor ke negara lain.

 

"Dalam tahun ini saja kita sudah ekspor bawang merah ke berbagai negara seperti Thailand sebanyak 5.600 ton. Lalu ke Malaysia, Filippina, Singapura, Timor Leste dan negara lainnya. Sekarang kita ekspor ke Negara Vietnam," kata Amran.

 

Untuk mempertahankan predikat itu, Amran meminta semua stakeholder tidak membiarkan petani berjalan sendiri. "Kami minta agar kita saling sinergi supaya negara kita kuat. Kita harus terus hadir di tengah-tengah petani dan segera menyelesaikan persoalan yang dihadapi," ujar Amran dengan tegas.

 

Untuk menjamin harga bawang merah Indonesia terus bagus hingga ke negara lain, Spudnik Sujono menambahkan, mutu dan kualitasnya menjadi perhatian paling utama. Terutama masalah kualitas harus diperbaiki dan tata dengan baik supaya negara tujuan ekspor terus berminat terhadap bawang merah Indonesia. Sebab kualitas akan mempengaruhi harga.

 

"Kali ini kita angkat karena kita ada ekspor ke Vietnam sebanyak 15 kontainer. Juga kita akan dorong nanti industri masuk ke Enrekang untuk menarik hasil produksinya,” katanya. Enrekang merupakan salah satu sentra produksi terbesar bawang merah dan menjadi penyuplai di Indonesia bagian timur. Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162