Loading...

e- Paper Tabloid Sinar Tani - Geliat Daerah Dukung Upsus Siwab

16:04 WIB | Tuesday, 03-April-2018 | Sorotan | Penulis : Pimpinan Redaksi

e- Paper Tabloid Sinar Tani - Geliat Daerah Dukung Upsus Siwab

 

Satu tahun sudah Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) dilaksanakan di tanah air. Meski tak semua target bisa dicapai sesuai yang diharapkan, namun peternak dan segenap pemangku kepentingan di daerah tetap bersemangat mendukung kesuksesan tahapan kegiatan lanjutan di lapangan karena program ini dirasakan banyak manfaatnya.

 

Gema Upsus Siwab saat ini tak hanya nyaring terdengar di kalangan pimpinan dan aparat Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Per­tanian, tetapi juga hingga ke pelosok pedesaan. 

 

Hasil pantauan langsung Sinar Tani di dua Provinsi sentra produksi ternak sapi potong di Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah mendapatkan fakta bahwa peternak dan semua aparat di lapangan yang membidangi sub sektor PKH fokus “bergerak” mengupayakan kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan kegiatan Upsus Siwab. 

Dirjen PKH Kementan, I Ketut Diarmita yang tak henti berkeliling daerah untuk berta­tap muka langsung dengan pimpinan wilayah, peternak dan pelaksana tugas di lapangan selalu menekankan bahwa upa­ya pemerintah menelurkan Pro­gram Upsus Siwab adalah untuk bisa melakukan percepatan pening­katan populasi sapi potong mengingat kebutuhan daging sapi di masyarakat terus meningkat.

Semua ini pada akhirnya bertujuan agar bisa dicapai lom­patan populasi sapi sehingga suatu saat Indonesia disamping tak lagi bergantung pada sapi impor tetapi juga bisa melakukan ekspor sapi. “Untuk itu kita harus bekerja keras dan serius dalam melaksanakan semua tahapan kegiatan Upsus Siwab,” kata Dirjen PKH di acara peletakan batu pertama pembangunan kantor UPTD pembibitan sapi potong Bukit Simbolong, di Desa Sumilin Kabuten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan, belum lama ini.

 

Mengapresiasi Pemda

Sejak diluncurkan, pemerintah sudah menetapkan target-target yang harus dikejar melalui Program Upsus Siwab yakni di tahun 2017 bisa menjangkau 4 juta ekor akseptor (sapi yang dilakukan Inseminasi Buatan/IB) dan tercapai 3 juta ekor sapi bunting. 

Di samping secara nasional, target Upsus Siwab juga dijabarkan hingga ke tingkat provinsi bahkan kabupaten/kota. Kegiatan dan angka-angka pencapaian kegiatan di lapangan dimonitor dan dilaporkan langsung oleh Tim Supervisi Upsus Siwab di masing-masing daerah. 

Seperti diketahui, Individu Penanggung Jawab Kegiatan Upsus di tingkat provinsi dan kabupaten/kota telah ditetapkan oleh pemerintah dan tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 8933/Kpts/OT.050/F/12/2016 tertanggal 29 Desember 2016.

Meski di setiap daerah telah ditunjuk masing-masing penang­gung-jawab, namun menurut I Ketut Diarmita, capaian hasil dari Upsus Siwab tak akan optimal tanpa adanya dukungan dari pemerintah daerah setempat. 

“Saya mengapresiasi langkah kreatif yang dilakukan Bupati Luwu Utara dan jajarannya untuk mendirikan UPTD pembibitan sapi potong karena pasti akan banyak manfaatnya bagi peternak sapi setempat dan tentu juga bagi kelancaran kegiatan Upsus Siwab,” tutur Dirjen PKH.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Editor : Pimpinan Redaksi

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162