Loading...

Harga Cabai Bawang Stabil, Ibu-Ibu Happy

11:58 WIB | Thursday, 14-June-2018 | Nasional | Penulis : Gesha

cabai bawang stabil, ibu-ibu happy

Satu hal yang paling ditunggu masyarakat saat lebaran adalah makanan khas yang kaya akan bumbu khususnya cabai dan bawang. Di lebaran 2018 ini, ibu-ibu semakin happy dan semangat masak karena Harga kebutuhan bumbu pokok yang stabil dan pasokan cukup tersedia di pasar. 

 

Seperti yang dialami pengusaha catering asal Malang, Ibu Yanti yang mengaku gembira karena hingga H-1 Lebaran 2018, harga kedua bumbu penting dalam masakan tersebut tetap stabil. sehingga usaha catering yang dia rintis tetap lancar dengan harga jual terjangkau. 

 

Kegembiraan serupa juga diungkapkan oleh pedagang sayur dari kota Batu, Malang, Samul yang merasa tidak sulit melayani pelanggan karena pasokan cukup dan harga tidak bergejolak. "Terima kasih pemerintah yang menjaga harga" tukas Samul dengan ringkas.

 

Salah satu pedagang aneka bumbu dapur dan aneka cabai, bawang merah serta sayuran lainnya di pasar Perumnas Klender, Uni Anak Salido menuturkan harga bumbu dapur menjelang lebaran H-2 dan H-1 lebih murah dibanding lebaran tahun lalu. Pasokan cukup banyak baik cabai keriting, cabai rawit, dan bawang merah, sehingga harganya lebih murah. 

 

"Harganya wajar, cabai baik cabai keriting dan cabai rawit merah saat ini Rp. 40 ribu per kilo, sedangkan lebaran tahun lalu di kisaran Rp. 70- 80 ribu. Bawang merah varietas Brebes juga stabil dan normal. Alhamdulillah menjelang Lebaran saat ini pedagang di pasar Perumnas Klender mendapat pasokan yang cukup sehingga harga normal dan tidak bergejolak," ungkapnya.

 

Harga stabil pun terjadi di Karawang, Jawa Barat. "Harga cabai rawit lebaran tahun ini berbeda dengan tahun lalu ya, tahun lalu saya beli cabai rawit dengan harga Rp. 80 ribu sekilo, alhamdulillah sekarang Rp. 40 ribu" ungkap Imas guru sebuah SMA di Karawang.

 

Senyum dan kegembiraan ibu-ibu dalam memasak untuk lebaran 2018 memang menjadi salah satu tujuan Kementerian Pertanian untuk tetap menjaga stok ketersediaan pangan khususnya cabai dan bawang sehingga tidak terjadi gejolak harga. "Kita buat masyarakat tersenyum selama menjalankan ibadah puasa dan lebaran nanti" tukas Amran dalam setiap kesempatan.

 

Harga Petani Turun

 

Di lapangan, pasokan aneka cabai dan bawang merah dari beberapa sentra utama cukup banyak bahkan surplus berlebih sehingga harga di petani malah turun.

 

Menurut champion Cabai di Kabupaten Banjarnegara,  Teguh, harga aneka cabai per 13 Juni 2018 cenderung turun  di tingkat petani seperti cabai merah keriting (CMK) semula Rp. 26  ribu per kilo turun menjadi Rp. 18 ribu, cabai rawit hijau (CRH) kemarin Rp. 22 ribu, sekarang turun menjadi  Rp. 12 ribu.

 

Hal yang sama disampaikan champion cabai asal Sleman, Sholeh  bahwa harga pasar lelang semalam (13/06) harga cabai merah keriting Rp. 13 ribu, cabai rawit  merah Rp. 14.5 ribu. "Sedangkan hasil lelang aneka cabai di Kabupaten Kulon Progo pada waktu yang sama untuk CMK Rp. 14 ribu per kilo dan cenderung turun dari hari sebelumnya," terangnya.

 

Ketua Forum Bawang Merah Indonesia, Juwari yang menyatakan bahwa pasokan bawang merah masuk ke Jabodetabek normal di angka 70-75 ton perhari. "Kita upayakan pasokan berjalan normal dan maksimal sehingga ketersediaan cukup dan kita harapkan harga aman stabil," ujarnya.

 

Juwari mengaku kelompok binaannya juga tengah mempersiapkan pasokan untuk masuk ke pasar modern seperti ke Alfa Midi untuk mengantisipasi permintaan konsumen di wilayah Jabodetabek "Alhamdullilah Lebaran kali ini berkah, disamping kami memasok ke pasar induk di wilayah Jabodetabek, pasokan kami juga sudah merambah masuk ke pasar modern," pungkasnya. (gsh)

 

 

 

Editor : Gesha

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162