Loading...

Indragiri Hulu Gandeng Swasta Sediakan Saprodi

10:31 WIB | Thursday, 20-July-2017 | Nusantara | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Kabupaten Indragiri Hulu berupaya mengejar pelaksanaan program Upaya Khusus (Upsus) peningkatan produksi pangan. Salah satunya adalah dengan bekerjasama dengan swasta dalam penyediaan sarana produksi (saprodi) pertanian.

 

Penanggung Jawab UPSUS Kabupaten Indragiri Hulu, Kuntoro Boga Andri mengatakan, untuk dapat mencapai target yang pemerintah tetapkan, pihaknya bekerjasama dengan swasta dalam hal penyediaan bibit dan sarana produksi (pupuk dan pestisida).

 

Dengan begitu ia berharap UPSUS Pajale dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pangan di Kabupaten Indragiri Hulu. Bahkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani.

 

Pada tahun 2015, Indragiri Hulu menargetkan luas pertanaman 3.277 ha, tapi realisasinya hanya 3.003 ha. Dengan produktivitas 3,91 ton/ha, produksi padi hanya 12.821 ton Gabah Kering Panen (GKP).

 

Karena itu selama periode Oktober-Maret 2016/2017, luas tanam ditingkatkan menjadi 4.200 ha. Namun realisasi hanya tercapai 1.722,5 ha atau sekitar (41,01%). Sedangkan target tanam April-September 2017 sebesar 1.158 ha, realisasi sampai minggu kedua Juli 2017 seluas 632 ha atau sebesar (54,57 %).

 

Kuntoro yang juga Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau ini mengakui, beberapa kesulitan atau hambatan yang ditemui dalam mencapai target luas tanam yakni, bantuan sarana dan prasarana produksi (bibit, pupuk) yang diterima petani datangnya tidak tepat saat dibutuhkan petani.

 

Selain itu terbatasnya sumberdaya air, sehingga tanaman sering mengalami kekeringan saat musim kemarau. Terbatasnya Alsintan pengolahan lahan dan pasca panen. ”Karena itu penanganannya dengan melakukan gerakan percepatan tanam dan distribusi bantuan sarana dan prasana produksi,” katanya. Kuntoro berharap, bantuan pemerintah pusat dalam meningkatkan luas tanam dan produksi padi sangat ditunggu petani.

 

Dalam program Upsus ini, Kuntoro menjelaskan, diawali dengan Peyusunan Surat Keputusan (SK) penetapan kelompok penerima manfaat Bantuan Sosial Pengembangan Optimasi Lahan. Selanjutnya, disusun SK penetapan kelompok penerima manfaat bantuan sosial Pengembangan Jaringan Irigasi (PJI).

 

Untuk kegiatan prasarana dan sarana pertanian (PSP APBN) pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Indragiri Hulu Tahun Anggaran 2015 seluas 1.500 ha. Kabupaten Indragiri Hulu mendapat bantuan alsintan berupa traktor roda dua sebanyak tujuh unit dan pompa air sebanyak lima unit. Tia/Yul/Ditjen PSP

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Pimpinan Redaksi

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162