Loading...

Inilah Kunci Stabilnya Harga Cabai dan Bawang

09:32 WIB | Sunday, 20-May-2018 | Hortikultura, Komoditi | Penulis : Julianto

 

 

Tahun lalu, harga beberapa komoditas pertanian kerap bergejolak. Namun tahun ini relatif cenderung stabil, terutama komoditas cabai dan bawang merah.

 

 

 

Apa kuncinya? Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan, kunci kemampuan menjaga stablisasi harga komoditas hortikultura adalah mengatur pola tanam aneka cabai dan bawang merah. Terlihat hasilnya, tidak akan ada kekurangan produksi saat puasa dan Lebaran nanti.

 

“Kami juga terus memantau panenan dan harga di daerah. Laporan harga yang up to date dari beberapa sentra produksi selalu kami peroleh," kata mantan Kepala Pusat Data dan Informasi ini.

 

Untuk memastikan upaya tersebut berjalan dengan baik, Kementan tidak tanggung-tanggung menggandeng para champion (petani) terkait. Bahkan pada 15 Mei 2018 dilakukan penandatanganan MoU antara champion cabai dan  bawang merah dengan HKTI, KTNA, INKOPOL, Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Alfamidi. "MoU tersebut merupakan wujud nyata dukungan Kementerian Pertanian dalam menjaga stabilisasi harga dan pasokan,” ujarnya.

 

Beberapa champion komoditas unggulan yang terlibat memberikan komentar positif. Sukarman, champion cabai dari Kelompok Gisik Pranadi, Kulon Progo mengatakan pihaknya selalu memberikan perkembangan informasi harga. Saat ini, harga cabai merah keriting di Pasar Lelang Cabai Kulon Progo Rp 14.500/kg. Panen juga cukup banyak.

 

“Selain itu, kami juga mengatur bahwa pada Agustus nanti akan ditanam aneka cabai seluas kurang lebih 300 ha. Ini dilakukan untuk persediaan stok natal dan tahun baru nanti. Perlu dicatat bahwa cabai dari Kulon Progo ini biasa kita distribusikan hingga ke Sumatera Selatan,” tuturnya.

 

Petani champion lain, Rosyad Sholeh menjelaskan, harga di Pasar Lelang Cabai Sleman stabil dan aman. Cabai merah keriting Rp 17.000/kg dan cabai rawit merah Rp. 14.000/kg. “Ini adalah harga lelang untuk kualitas Grade A,” kata pria yang berasal dari Gapoktan Purwomandiri, Kabupaten Sleman.

 

Selain Rosyad,  Yasmadi juga memberikan informasi tentang harga cabai. Champion asal Temanggung yang tergabung dalam Kelompok Tani Sidodadi mengungkapkan harga cabai di Temanggung Rp 14.000 untuk cabai merah keriting dan Rp 13.000/kg untuk cabai rawit merah.

 

Pasok Jobodetabek

 

Sementara Sumarna, champion cabai asal Garut, juga menyampaikan hal serupa. Cabai merah keriting dan rawit merah di petani saat ini harganya sekitar Rp 14.000/kg. Setiap hari ia memasok Pasar Kramat Jati sekitar 4- 5 ton untuk diecer di Jabodetabek. Ia juga sudah merambah masuk ke wilayah Sumatera Selatan. “Tiap hari ada 3 truk kita berangkatkan. Ini setara dengan 10-12 ton aneka cabai,” paparnya.

 

Sementara itu, Sarwi Riyanto, champion cabai Blitar sekaligus Ketua Kelompok Jaya Mulya menuturkan bahwa setiap hari ada panen 100 ton aneka cabai. 70 % di antaranya masuk ke Jabodetabek, dan sisanya untuk pasar lokal.

 

"Harga cukup stabil. Di tingkat petani hanya Rp 14.000 hingga Rp 15.000 untuk rawit merah. Biasanya harga rawit merah ini paling fluktuatif," ujar dia.

 

Hal serupa turut disampaikan Yogiantoro, champion cabai asal Malang. Di Desa Ngatruh, Kecamatan Ngantang, saja ada 600 ha rawit merah yang siap panen di bulan puasa dan lebaran ini. “Harga di petani sekitar Rp 17.000 untuk rawit merah,” tuturnya. Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162