Loading...

Jaga Harga Gabah, Program Sergap Dilanjutkan

13:13 WIB | Tuesday, 06-February-2018 | Nasional | Penulis : Julianto

 

 

Untuk memberi perlindungan kepada petani terhadap jaminan harga gabah saat masa panen, pemerintah melanjutkan program serap gabah petani (sergap). Dengan program ini diharapkan bisa menjaga stabilisasi harga gabah di tingkat petani. Seperti diketahui, program Sergap pertama kali dimunculkan tahun 2016.

 

Saat rakor persiapan pelaksanaan operasi sergab, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, operasi sergab bertujuan menjaga stabilitas harga gabah/beras petani, pemenuhan cadangan pangan pemerintah, hingga upaya melepaskan petani dari jerat spekulan.

 

“Kami akan memberikan dukungan penuh terhadap operasi ini, khususnya kepada Bulog dan TNI, sehingga dapat bergerak cepat dan akurat baik dalam melaporkan panen, perkembangan harga, serta penyerapan dan pembelian gabah,” katanya.

 

Karena itu Amran meminta kepada Penyuluh dan Babinsa agar siap di lapangan untuk berkoordinasi bersama petani, Pemda, dan Bulog untuk suksesnya operasi ini. Kementerian Pertanian bersama TNI-AD, Perum Bulog, dan Pemerintah Daerah akan melaksanakan operasi Sergab menjelang masa panen raya padi mulai tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, periode Februari hingga akhir Mei 2018.

 

Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi berharap, sergap merupakan salah satu upaya pemerintah melindungi dan meningkatkan kesejahteraan petani.

 

“Petani yang sudah bekerja keras jangan disakiti, dengan membiarkan gabah yang dipanen harganya anjlok. Kita harus hadir untuk membela dan membantu petani, agar petani mendapat keuntungan dari usahanya. Ini harus kita lakukan,” ujar Agung.

 

Untuk mengatasi harga turun, Agung meminta Bulog  bergerak cepat menyerap gabah petani yang sudah mulai memasuki panen raya. “Kita tidak cukup hanya berbicara  produksi,  tapi tata niaga ini juga harus dipikirkan untuk kecukupan pangan, bahkan menuju ekspor,” katanya.

 

Sementara itu Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta pemerintah memperhatikan nasib dan kesejahteraan petani. “Petani adalah pahlawan yang sebenar-benarnya. Karena mereka inilah penyedia pangan masyarakat. Jadi, petani itu pahlawan pangan yang harus dilindungi,” ujar Irna.

 

Karena itu menurutnya, petani harus  diapresiasi. Sejauh ini petani telah bekerja keras meningkatkan produksi padi. “Salah satu bentuk apresiasi itu adalah dengan serap gabah Bulog,” tambahnya. Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162