Loading...

Kambing Boerka Galaksi, Tambah Pilihan Untuk Peternak

10:51 WIB | Thursday, 07-June-2018 | Ternak | Penulis : Gesha

Pengembangan Kambing Boerka dilanjutkan adanya Boerka Galaksi

Komoditas ternak di Indonesia kini semakin banyak pilihan bagi peternak untuk dijadikan peluang usaha yang menjanjikan. Terbaru,  Kambing Boerka Galaksi siap menambah varietas unggul ternak yang sudah dikeluarkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

 

“Kambing ini merupakan pedaging unggul hasil persilangan kambing Boer dengan kambing Kacang,” tutur Kepala Loka Penelitian Kambing Potong, Simon Elieser kepada Tabloid Sinar Tani Online.

 

Seperti yang sudah diketahui, kambing merupakan alternatif daging yang dikonsumsi manusia khususnya di Indonesia. Penelitian kambing ini dilakukan mengingat kontribusi kambing terhadap suplai daging nasional yang relative masih rendah yaitu hanya 6,86 ton/tahun dibanding produksi daging nasional 3.175 ton/tahun.

 

Sebelumnya, Lolit Kambing Potong, Balitbangtan sudah merilis Kambing Boerka dari hasil kawin silang (cross breeding) antara Kambing Boer dan Kambing Kacang. Kambing ini memiliki warna bulu coklat atau hitam pada bagian kepala sampai leher dan warna dominan putih pada bagian badan sampai kaki. Keunggulan kambing ini yaitu rataan bobot lahir 2,8 kg, rataan bobot sapih 12 kg, bobot satu tahun bisa mencapai 35 kg sesuai dengan permintaan pasar luar negeri.

 

Dengan keunggulan tersebut, Kambing Boerka kini sudah menyebar ke berbagai daerah sentra kambing dan peternak merasakan sendiri pendapatan yang diperoleh dari beternak kambing ini dibandingkan kambing lainnya.

 

Kini giliran Kambing Boerka Galaksi diperkenalkan pada masyarakat dengan keunggulan yang lebih baik daripada generasi sebelumnya, dari segi bobot dan produktivitas tinggi. Terlebih lagi, preferensi masyarakat kini telah berubah ke arah daging yang empuk dengan perlemakan yang rendah. “Adanya preferensi ini menyebabkan peternak harus bisa memenuhinya agar bisa diterima oleh pasar. Kambing Boerka Galaksi pun bisa hadir untuk itu,” tuturnya.

 

Tak hanya untuk memenuhi pasar lokal, Kambing Boerka Galaksi juga diproyeksikan untuk menghasilkan ternak bakalan yang memenuhi standar berat badan untuk ekspor yaitu 35 kg. 

 

Direncanakan akan dibangun pusat perbenihan kambing boerka galaksi di beberapa wilayah Indonesia seperti di NTB, Bali, Sulawesi, jawa Papua dan Kepulauan Riau. Selain itu juga dikembangkan di daerah perkebunan sawit, karet, hortikultura dan tanaman pangan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Gesha

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162