Loading...

Katirisala dan Suwella Disuguhkan, Mentan Amran Serasa Pulang Kampung

05:38 WIB | Thursday, 26-July-2018 | Tips & Santai | Penulis : Gesha

Katirisala dan kue suwella/kue teripang, kue khas Bugis yang sudah banyak dikenal (dok. Cookpad)

Dalam setiap kunjungan kerja, aneka ragam kue dan masakan khas di daerah pastinya tersaji untuk dicicipi. Di Bombana, Sulawesi Tenggara, Menteri Pertanian Amran Sulaiman serasa pulang kampung karena disajikan kue basah Katirisala dan Suwella.

 

Setiap menginjakkan kaki di Pulau Sulawesi khususnya Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra), Menteri Pertanian Amran Sulaiman selalu merasa seperti pulang kampung. Berdialog dengan petani setempat pun selalu menggunakan bahasa daerah. Bahkan tidak canggung melemparkan candaan yang kemudian disambut gelak tawa petani.

 

Tak hanya kehangatan sambutan, aneka ragam kue dan masakan khas juga disajikan untuk memanjakan lidah Mentan Amran. Dalam kunjungan kerja di Bombana, Sultra misalnya kue basah bernama Katirisala dan Suwella disajikan untuk Mentan Amran beserta rombongan wartawan. Keduanya merupakan kue khas Bugis yang diolah dari ketan dan memiliki citarasa manis.

 

Sepintas lalu, kue Katirisala ini mirip dengan kue srikaya khas Palembang, perbedaannya hanya dari topping yang digunakan. Jika Srikaya toppingnya variatif, bisa daging durian, bisa tepung, telur, gula pasir dan perasa pandan. Sedangkan kue Katiri Sala ldari dulu sampai sekarang masih orisinil yaitu gula merah.

 

Kue ini sering disajikan pada acara-acara keluarga, seperti pada pesta pernikahan ataupun acara hajatan. Pada bulan Ramadhan, kue ini sangat mudah dijumpai ditempat penjual kue takjil. Soal rasa, tidak perlu ditanya, dijamin bikin melintir lidah dan pastinya akan bakal ketagihan.

 

Sedangkan kue Suwella sepintas lalu mirip dengan Gemblong di pulau Jawa dengan rasa yang lembut dan manis gula merah yang pas. Kalau dalam bahasa Bugis kue ini bernama ule kule. Di Makassar sendiri, Suwella sering disebut dengan kue teripang lantaran bentuknya yang mirip dengan teripang laut. Cara pengolahan kue Suwella tidak jauh beda juga dengan pembuatan gemblong di Jawa.

 

Kue ini terbuat dari bahan utama yakni tepung beras ketan, yang dibuat bulat-bulat atau sesuai keinginan pembuatnya, lalu digoreng dan terakhir dibaluri dengan Karamel dari gula merah atau gula aren. Rasa kue taripang ini sangat lezat dan manis karena adanya penambahan lelehan gula merah.

 

Sepintas, proses pembuatan kue taripang cukup gampang, tapi banyak orang yang tidak bias membuat kue ini dengan baik. Dengan kata lain, membuat kue taripang perlu keahlian khusus. Sama seperti kue Katirisala, kue Suwella juga biasanya hadir pada acara keluarga hingga saat Ramadhan sering dijual di pinggir jalan sebagai kue takjil.

 

Ternyata, kekayaan kuliner khas Indonesia sangat beragam. Hanya dengan menggunakan bahan lokal seperti ketan atau tepung ketan saja bisa menjadi kue yang enak dan disukai banyak orang. (gsh)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Gesha

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162