Loading...

Kejar LTT, Alsintan Subang Ditambah

13:40 WIB | Wednesday, 09-May-2018 | Non Komoditi, Sarana & Prasarana | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Ketua Tim Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi,Jagung,Kedelai (Upsus Pajale) Kementerian Pertanian untuk Provinsi Jawa Barat, Banun Harpini berjanji akan menambah bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) bagi petani di Kabupaten Subang.

 

“Saya segera mengirimkan alsintan agar digunakan untuk kejar target Luas Tambah Tanam (LTT) 8 ribu ha sebelum bulan Ramadhan,” kata Banun saat meninjau Gerakan Percepatan Tanam (Gertam) LTT di Desa Siluman, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Selasa (8/5).

 

Target LTT Kabupaten Subang ditetapkan seluas 17.966 ha, sampai dengan minggu ke-2 bulan Mei 2018 terealisasi 3.191 ha. Banun menargetkan hingga 16 Mei atau awal Ramadhan Subang harus dapat mencapai 70% atau 8 ribu ha. Dari data masa tanam Oktober - Maret, petani di Kabupaten Subang telah dapat melebihi yakni 96.476 ha dari target 92.294 ha.

 

Sementara untuk April - September, Banun menetapkan target LTT yakni 97.446 ha. Melihat kebutuhan petani dalam mengejar waktu, Banun berencana akan menambah bantuan alsintan dari Kementan.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Djadja Rohadamdja menyampaikan bahwa sawah di Desa Siluman adalah sawah tadah hujan, sehingga ketersediaan air menjadi kendala, untuk itu selain alsintan berupa traktor, harvester dan power treaser yang disiapkan Tim Upsus Provinsi Jabar, juga diharapkan bantuan berupa sumur pantek. “Jika sumur pantek bisa direalisasikan, panen bisa lebih dari dua kali setahun,” janjinya.

 

Harapan inipun ditindaklanjuti oleh Kementan melalui Banun dengan merancang bersama pembuatan sumur pantek melalui sistem padat karya. Banun berharap petani yang dibantu oleh petugas POPT dan Babinsa Kodim 0605 Subang dapat mencapai target LTT. 

 

Kepala BPTP Provinsi Jawa Barat, Liferdi yang turut hadir juga mengapresiasi petani di Kabupaten Subang yang telah mulai memanfaatkan teknologi. ”Asumsi tanam dan panen secara terus menerus dapat memicu hama wereng, telah terpatahkan. Gunakan teknologi yang telah disiapkan Kementerian Pertanian, kami siap membantu,” katanya. Tia/Ira

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162