Loading...

Kiat Menyimpan Daging

10:30 WIB | Tuesday, 20-September-2016 | Non Komoditi, Tips & Santai | Penulis : Julianto

Saat Hari Raya Idul Adha, masyarakat ketiban rezeki pembagian daging kurban, bahkan kerap jumlahnya melimpah. Sayangnya banyak yang belum memahami cara menyimpan daging yang baik agar nutrisinya tidak hilang.

 

Menurut Kepala Laboratorium Ilmu dan Teknologi Daging Fakultas Peternakan UGM, Dr. Ir. Jamhari, M. Agr, ada beberapa teknik penyimpanan daging yang benar agar kondisi daging tidak rusak. Pertama, kenali daging yang baik. Sebelum menyimpan daging, ada baiknya kita kenali terlebih dahulu daging yang baik. Secara umum, daging yang sehat berwarna merah segar, tidak berlendir dan memiliki bau khas daging.

 

Jika daging telah mengalami perubahan warna yang tidak semestinya, daging tersebut sudah tidak layak dikonsumsi. “Kalau daging berwarna gelap, bisa disebabkan ternak kurang diistirahatkan sebelum dipotong. Proses istirahat diperlukan karena akan mempengaruhi warna dan keempukan daging,” katanya.

 

Kedua, simpan daging dalam plastik food grade. Sebelum dimasukkan ke kulkas, Jamhari menyarankan, daging dipotong-potong sesuai takaran konsumsi. Sehingga, saat akan mengolah daging tidak perlu mengeluarkan semua. Daging sebaiknya dimasukkan ke dalam plastik transparan yang tergolong food grade dan hindari menyimpan daging dalam kantong plastik berwarna-warni.

 

“Tidak dianjurkan untuk memasukkan kembali ke dalam kulkas daging beku yang sudah dikeluarkan hingga encer. Dalam kondisi seperti ini mikrobia semakin banyak dan akan mempercepat proses pembusukan,” ujar Jamhari.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162