Loading...

Kiat Sukses Gembala Sapi Di Kebun Sawit

12:02 WIB | Thursday, 13-October-2016 | Teknologi, Inovasi Teknologi | Penulis : Kontributor

Usaha penggembalaan ternak di kebun kelapa sawit salah satu upaya optimalisasi penggunaan lahan. Untuk mencapai sukses usaha itu, perlu strategi yang tepat, sehingga tidak merugikan tanaman kelapa sawit, pertumbuhan sapi tetap baik dan bahkan memberikan keuntungan berlipat.

 

Sistem peternakan sapi potong yang cocok untuk digembala dikebun kelapa sawit adalah usaha pembiakan sapi, yaitu untuk menghasilkan pedet (anak). Umur kelapa sawit, lokasi untuk penggembalaan sapi sangat krusial karena daun kelapa sawit termasuk disukai ternak. Oleh karena itu pemilihan lokasi untuk penggembalaan di kebun kelapa sawit adalah pada umur kelapa sawit yang tanamannya sudah relatif tinggi untuk dapat dijangkau oleh sapi (diatas umur 10 tahun).

 

Pada umur kelapa sawit diatas 10 tahun, vegetasi dibawah kelapa sawit makin berkurang dan biasanya didominasi oleh tumbuhan jenis pakis yang disukai ternak).

 

Jumlah sapi yang digembala di area perkebunan kelapa sawit harus sesuai dengan ketersediaan hijauan yang ada di area tersebut dengan kata lain sesuai dengan kapasitas tampung suatu area penggembalaan.

 

Penentuan kapasitas tampung ternak dalam suatu padang penggembalaan sangat penting, untuk menghindari overgrazing (penggembalaan berlebihan) atau undergrazing  (penggembalaan kurang). Kunci keberhasilan sistem produksi ternak berbasis padang penggembalaan, salah satunya adalah menetapkan stocking rate ternak yang tepat. Stocking rate adalah jumlah ternak yang ada disuatu luasan area pada suatu periode tertentu.

 

Stocking rate, biasanya diekspresikan dengan Satuan Ternak (ST) per unit area. Dalam menghitung kapasitas tampung suatu padang penggembalaan, perlu diperhitungkan proper use factor yaitu suatu index`untuk digunakan untuk grazing yang ditentukan oleh luas`area yang dapat mendukung pertumbuhan sapi yang digembala. 

 

Vegetasi alam yang ada di area perkebunan sawit, biasanya rumput alam, tumbuhan berdaun sempit maupun lebar dan leguminosa (tanaman leguminosa ini biasanya dibudidayakan pada saat tanam awal kelapa sawit sebagai tanaman penutup tanah). Vegetasi tersebut ada yang disukai ternak, ada yang tidak disukai ternak dan ada yang beracun untuk ternak.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162