Loading...

Laren, Gudang Pangan di Kota Pecel Lele

16:46 WIB | Wednesday, 10-January-2018 | Nusantara | Penulis : Kontributor

 

 

Lokasinya tersembunyi menyusuri sungai bengawan Solo. Jalan masuk menuju Desa Bulutigo, Kecmatan Laren, Kabupaten Lamongan sempit, namun terlihat sangat bersih. Rumah warga sudah cukup bagus dengan Masjid megah mengindikasi masyarakatnya makmur. 

 

Sepanjang jalan sawah terhampar dengan padi tertanam rapi. Air melimpah dan tanahnya subur. Nampk padi sudah menguning yang siap panen. Masyarakat petani umumnya telah membudidayakan padi varietas Inpari 30 dan Ciherang dengan menerapkan teknologi Jarwo Super.

 

Wilayah tersebut menjadi salah satu lokasi denfarm Jarwo (jajar legowo) Super BPTP Jawa Timur. Dari hasil denfarm, produktiivitas tanaman mencpai 8 ton/ha. Dengan produktivitas setinggi itu, petani terlihat antusias menerapkan teknologi  Jarwo Super. Apalagi kemudian harga GKP (gabah kering panen) cukup tinggi yaitu sekitar Rp 5.700 - 6.000/kg. 

 

Di wilayah itu tak ada kata paceklik. Ketersediaan air berlimpah yang berasal dari Sungai Begawan Solo. Irigasi dan pompanisasi air Bengawan Solo telah memakmurkan wilayah ini.

 

Lahan di Kecamatan ini, termasuk Desa Bulotigo merupakan lahan yang produktif dengan IP 300. Potensi hamparan di Kecamatan Laren sebesar 1.268 ha. Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan pertanian melalui dana desa untuk jaringan irigasi dan jalan usaha tani.

 

Dinas Tanaman Pangan Lamongan telah menyebarkan bantuan combine harvester dan pompanisasi air skala besar untuk tingkatkan IP dan produksi. Namun demikian, hama, terutama tikus masih menjadi masalah dan intensitas serangan tinggi. Petani berupaya mengendalikannya dengan racun, pagar listrik dan perangkap.

 

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Badan Litbang Pertanian, Andriko Noto Susanto memberikan semangat kepada petani untuk terus menanam agar target swasembada panga tercapai dan tidak ada impor lagi. Apalagi dengan potensi yang dimiliki di Kecamatan Laren, khususnya di Desa Bulutigo ini, sangat memungkinkan.

 

Dalam pengendalian hama wereng, Andriko menyarankan agar petani menggunakan varietas padi Inpari 13, 31, dan 33. Untuk membantu petani, pemerintah telah menyiapkan segala kebutuhan produksi, seperti bantuan sarana produksi dan memperbaiki irigasi. “Pemerintah sangat serius membela petani dengan berbagai program bantuan benih, pupuk, alsintan dan asuransi,” katanya usai panen.

 

Hadir pada acara panen raya, Senin (8/1), Kepala BPTP Jatim, Balitkabi Malang, Kabid TPH Kab. Lamongan, Camat Laren, Danramil Laren, Kades Laren, Kepala POPT Laren, Kepala UPTD Laren, Kasie Produksi, PPL, Mantri Tani, Babinsa TNI, BPSB, Penyuluh swadaya, dan regu tanam Jarwo Super Desa Bulutigo.  **/Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162