Loading...

Menarik Investasi Pembibitan Sapi

14:22 WIB | Monday, 22-July-2013 | Sorotan | Penulis : Ahmad Soim

Polemik daging kembali terjadi. Akar persoalannya, tidak lain adalah lonjakan harga komoditi tersebut yang tak kunjung turun. Bahkan hingga Puasa dan menjelang Hari Raya Lebaran, harga daging tetap nangkring di atas Rp 90 ribu/kg.

 

Tingginya harga daging tersebut membuat Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengambil sikap. Dalam seminggu terakhir ini ada dua keputusan pemerintah. Pertama, Perum Bulog ditugaskan segera merealisasikan importasi daging sebanyak 3.000 ton. Kedua, pemerintah membuka lampu hijau importasi sapi siap potong sebanyak 25.000 ekor.

Pemerintah berharap impor daging maupun sapi potong tersebut segera masuk ke Indonesia pada Puasa ini, sehingga bisa menahan gejolak harga menjelang Lebaran. Bahkan Bulog yang mendapat tugas stabilisasi harga daging, terpaksa harus mengimpor daging sebanyak 800 ton lewat jalur udara agar cepat masuk ke Indonesia.

 

Kuncinya di Pembibitan

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong upaya mencapai swasembada daging sapi 2014. Salahsatu kunci mencapai swasembada sebenarnya ada pada pembibitan sapi. Ibarat sebuah pabrik, pembibitan adalah mesin produksinya. Jika mesin produksinya berjalan, maka populasi sapi bisa bertambah.

Sayangnya, belum banyak pelaku usaha atau pengusaha yang mau melirik bisnis ini. Perputaran modal yang cukup lama menjadi alasan utama pelaku usaha enggan terjun di bisnis ini. Memang untuk mendapatkan satu ekor anak sapi memerlukan waktu satu tahun. 

 

Untuk informasi yang lebih lengkap baca EDISI CETAK TABLOID SINAR TANI

 

(berlangganan Tabloid SINAR TANI.  SMS ke : 081317575066)

 

Editor : Ahmad Soim

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162