Loading...

Merdeka dari Jagung Impor

10:52 WIB | Thursday, 08-September-2016 | Nusantara | Penulis : Kontributor

Kebutuhan jagung di dalam negeri perlahan tapi pasti akan bisa dipenuhi dari dalam negeri. Ratusan hektar lahan jagung dipanen selama 1-2 bulan terakhir dengan hasil melimpah, tak terkecuali dengan Kabupaten Minahasa Utara.

 

Segala potensi dikerahkan untuk menggenjot produksi jagung, termasuk optimalisasi lahan perkebunan. Seperti di Sulawesi Utara, khususnya Minahasa Utara, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman berkesempatan panen raya jagung di Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu.

 

Mentan tidak sendiri, panen dilakukan bersama Gubernur Sulawesi Utara, Bupati Minahasa Utara, Asisten Teritorial (ASTER ) KASAD dan Kasdam VII Wirabuana di lahan seluas 400 ha. Saat panen raya, Andi Amran Sulaiman mengapresiasi produksi jagung di Minahasa Utara. “Dulu produksi jagung hanya dari (lahan) 5 ribu ha. Sekarang sudah mencapai 10 ribu ha. Produksinya pun naik 2 kali lipat," katanya.

 

Amran berharap, peningkatan produksi jagung di Kabupaten Minahasa Utara bisa memenuhi kebutuhan lokal. Jika sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan jagung dari tempat lain, maka tahun depan diharapkan bisa dihasilkan dari produksi lokal.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162