Loading...

Mobil dari PNG, Wajib Masuk Car Wash Karantina

14:52 WIB | Wednesday, 18-April-2018 | Karantina, Non Komoditi | Penulis : Tiara Dianing Tyas

petugas karantina sedang mencuci mobil dari PNG yang akan masuk wilayah Indonesia

 

 

Untuk mencegah tertularnya hama dan penyakit tumbuhan, seluruh kendaraan asal Papua Nugini (PNG) yang  masuk wilayah NKRI melalui pos lintas batas Skouw harus melalui car wash karantina. Demikian diungkapkan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura, Kementerian Pertanian, LM Mastari.

 

Saat melakukan peninjauan persiapan fasilitas car wash di kantor Karantina Pertanian Wilayah Kerja Skouw, Mastari menyampaikan, Papua Nugini saat ini belum bebas penyakit lethal yellowing. Salah satu penyakit berbahaya bagi industri kelapa sawit Indonesia.

 

“Penyakit ini sangat mungkin terbawa melalui benih dan tanah yang terbawa kendaraan yang melintas. Kita tidak mau beresiko. Sawit kita harus dijaga dari kehancuran. Kita masih menjadi produsen utama CPO dunia. Karantina tidak main-main untuk ini,” tegasnya.

 

Data ekspor CPO Indonesia masih menjadi yang tertinggi di dunia, dengan volume 31,05 juta ton dan senilai 22,97 miliar dolar AS. Bahkan Kementerian Pertanian terus mendorong ekspornya dan melakukan proteksi dengan upaya pencegahan penyakit yang berisiko bagi industri ini.

 

Dikatakan, untuk menjaga tertularnya penyakit tumbuhan, setiap kendaraan asal Papua Nugini yang melewati pos lintas batas Skouw, wajib melalui area ini. Car wash karantina berfungsi untuk membersihkan kendaraan yang melintas dari negara tetangga tersebut ke wilayah Indonesia.

 

Tanah dan kotoran lain yang dapat menjadi media pembawa penyakit tumbuhan diharapkan tidak terbawa masuk ke wilayah RI. Begitu pula komoditas pinang dan lainnya terus diawasi dan periksa kesehatannya oleh petugas Karantina Pertanian.

 

Sebagai upaya pencegahan masuknya penyakit hewan dan tumbuhan dari Papua Nugini, pemerintah memfasilitasi area khusus pemeriksaan karantina. Setidaknya ada empat bagian utama dari area tersebut, antara lain ruang tunggu bagi masyarakat, laboratorium, area fumigasi dan Car Wash Karantina

 

Jalur Lalu Lintas

 

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw adalah salah satu pos perbatasan Indonesia yang strategis. Berbatasan langsung dengan Papua Nugini, pos lintas batas ini menjadi jalur lalu lintas manusia dan barang antar kedua negara. Hubungan kekerabatan yang dekat antar masyarakat di daerah Skouw dan desa terdekat, membuat lalu lintas orang terjadi setiap harinya.

 

Mastari mengatakan, biasanya pada hari pasar yang jatuh Selasa dan Kamis menjadi puncak lalu lintas manusia di pos ini. Setidaknya 1.500 orang bergerak dari Papua Nugini  untuk berbelanja di pasar Skaouw .

 

Pasar ini sangat terkenal mengingat harga barang yang tergolong murah bagi mata uang papua nugini. Hal ini juga dimanfaatkan masyarakat indonesia di sekitar perbatasan untuk menyediakan kebutuhan mereka.

 

“Mereka memenuhi pangannya dari pasar kita. Sayuran, beras, daging ayam dan telur menjadi bahan pokok yang selalu dicari. Sebaliknya pedagang kita membeli pinang dari Papua Nugini,” tutur Mastari. Tia

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162