Loading...

MPR Apresiasi Kinerja Pertanian

10:32 WIB | Thursday, 05-January-2017 | Non Komoditi, Sarana & Prasarana | Penulis : Julianto

MPR mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian terkait upaya peningkatan produksi pertanian dengan berbagai upayanya, termasuk mekanisasi pertanian. Bahkan kebijakan yang telah dikeluarkan sangat membantu petani.

 

“Kita sama-sama tahu bahwa saat ini untuk menambah lahan pertanian itu sangat sulit, berkurang iya. Tapi penduduk bertambah itu sudah kepastian, sehingga diharuskan produksi pangan ditingkatkan. Karena itu saya mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian atas upayanya meningkatkan produksi khususnya melalui teknologi mekanisasi," kata Ketua MPR, Zulkifli Hasan beberapa waktu lalu.

 

Zulkifli menambahkan, pemberian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani merupakan kebijakan yang sangat efektif dan sangat bermanfaat serta sesuai dengan kebutuhan saat ini.

 

“Sudah tidak bisa dihindari lagi mekanisasi dibutuhkan. Dulu petani berangkat ke sawah saat masih gelap, terkena sinar matahari kulitnya gelap, pulang ke rumah juga saat sudah gelap dan sedihnya rezekinya juga masih gelap. Dengan menggunakan alsintan seperti handtractor, kini petani bisa menyelesaikan lahan satu hektar dalam tiga jam, dulu butuh waktu 11 hari,” tutur Zulkifli.

 

Bagi Zulkifli yang terpenting lagi, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sangat strategis dalam membantu petani, termasuk harga komoditas yang anjlok saat panen sehingga merugikan petani. Bahkan pemerintah sudah menentukan harga dasar komoditas. Contohnya jagung sebesar Rp 3.150/kg.

 

Dengan harga dasar, menurut Zulkifli, petani merasa aman karena sudah ada kepastian harga tidak akan rugi saat panen raya. Selain itu pemerintah juga menjamin akan membeli harga anjlok sehingga petani tenang dipastikan produksinya terserap.

 

Zulkifli secara pribadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menteri Pertanian yang dua tahun menjabat telah memberikan bukti nyata dengan peningkatan produksi sehingga berhasil tidak impor tahun ini.

 

“Ini harus diakui, saya berterima kasih atas kinerja baik Pak Amran ini yang telah memberikan bukti nyata produksi kita naik. Ini kenyataan kita tahun ini tidak melakukan impor beras setelah 32 tahun selalu impor. Ini patut diapresiasi karena dengan kondisi kita saat ini, hal ini tidak mudah dilakukan,” tuturnya. Yul

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162