Loading...

Normalisasi Cimanuk Beres, Petani Indramayu Lega

21:42 WIB | Thursday, 24-May-2018 | Suara Tani | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Bantuan eskavator Kementan mampu melakukan normalisasi Sungai Cimanuk

Memasuki musim kemarau seringkali menjadi mimpi buruk petani yang menggantungkan harapan air pada anak Sungai CImanuk. Sebab, air sungai yang seharusnya sampai lahan justru tertahan lumpur. Namun kini harapan baru muncul ketika Sungai Cimanuk selesai normalisasi.

 

Ada wajah-wajah lega dan sumringah dari raut petani Indramayu ketika Kementerian Pertanian melalui Tim Upaya Khusus Provinsi Jawa Barat (Upsus Jabar) bersama TNI AD melakukan normalisasi anak Sungai Cimanuk yang awalnya dangkal karena endapan lumpur.

 

"Alhamdulilah berkat kerjasama yang kompak, anak Sungai Cimanuk kembali bisa mengairi sawah untuk masa tanam April-September," ungkap Penanggungjawab Upsus Jabar, Banun Harpini saat melakukan safari Luas Tambah Tanam (LTT) di Indramayu.

 

Sebelum dilakukan normalisasi, Banun melihat secara langsung kondisi lahan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Sindang, Kec. Pasekan dan Kec. Indramayu dengan luasan 5 ha dan sudah ditanami padi satu bulan namun terancam kekeringan.  "Saya datag 9 Mei lalu dan kondisinya mengkhawatirkan,' tukasnya. Banun kemudian melakukan koordinasi langsung dengan TNI AD, Babinsa langsung melakukan normalisasi dengan bantuan eskavator dari Kementan.

 

Kini, air telah kembali mengaliri areal persawahan yang memiliki luas areal baku 114.083 ha dan terluas se-Indonesia. Karena itu, Banun berharap hingga saatnya panen nanti tidak terkendala dan dapat menjamin pasokan beras nasional.

 

Validasi LTT

 

Dalam kesempatan kunjungannya ke Indramayu, Banun Harpini juga melakukan pengawalan lanngsng validasi data LTT di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu. "Validasi data ini penting untuk memastikan pasokan beras pada musim panen aman," tuturnya.

 

Meskipun telah bertitel sentra padi terluas di Indonesia, data luasan tanam pada bulan April-September terus divalidasi dan dikawal Kementan. Banun juga mengapresiasi petani di Kab Indramayu sekaligus Tim Upsus dari dinas terkait serta Babinsa Kodim 0606 Indramayu yang telah dapat memenuhi LTT Bulan Mei yakni 24 ribu ha dari target 32 ribu ha. "Kami optimis dengan sisa hari yang ada, akhir Mei bisa terpenuhi rata-rata 1000 ha/hari," ungkap Kepala Dinas Kabupaten Indramayu, Tachmid.(tia/gsh)

 

 

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162