Loading...

OP Beras Diperluas Jadi 1.800 Titik

13:11 WIB | Wednesday, 10-January-2018 | Olahan Pasar, Non Komoditi | Penulis : Julianto

Pergerakan harga beras, khususnya untuk jenis medium, yang terus naik membuat Kementerian Perdagangan menginstruksikan Perum Bulog untuk memperluas titik operasi pasar (OP). Dari semula pada Desember 2017 hanya 1.100 titik, mulai Januari menjadi 1.800 titik. Harga jual beras OP Rp 9.300/kg.

 

“Sesuai instruksi Menteri Perdagangan dan dengan pengawal Satgas Pangan, saat ini kami mere-launching untuk memperluas operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga beras,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti yang mendampingi Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat peluncuran OP di Gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa, (9/1).

 

Menurutnya, re-alunching dan perluasan OP ini merupakan hasil Rapat Koordinasi Kementerian untuk mengantisipasi pergerakan harga beras di pasar. Sejak November lalu, Menteri Perdagangan sudah meminta Bulog untuk OP. Pada Desember sudah dilakukan OP. Namun OP pada Desember yang berada di 1.100 titik tidak cukup mampu menahan laju harga beras.

 

Dengan jumlah beras sebanyak 50 ribu ton, Djarot mengakui, ternyata masih belum terasa cukup. Lalu Bulog mendapat instruksi untuk menambah kembali hingga 1.800 titik di seluruh Indonesia.

 

“Sejak 1 Januari kami diintruksikan kembali untuk menambah OP. Sampai sekarang sudah ada pergerakan pertamabah OP. Posisi terakhir kita lepas 12 ribu ton perhari,” katanya.

 

Dengan ada re-launching dan perluasan OP ini lanjut Djarot, untuk mendorong makin banyak beras pemerintah yang masuk ke pasar. Harapannya pasokan beras, khususnya beras medium, ke masyarakat seimbang.

 

Sementara itu Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengingatkan pedagang untuk wajib membantu terlaksananya OP ini dan menjaga ketersediaan pasokan beras di pasar. “Bagi pedagang yang tidak bersedia, patur diduga menikmati kenaikan harga beras yang tidak wajar ini,” katanya.

 

Bahkan 150 staf Kementerian Perdagangan di daerah menurut Enggartiasto, akan mendampingi satgas pangan dan subdivre untuk memantau kondisi di lapangan. “Dengan OP kita langsung penetrasi pasokan ke pasar. Untuk PT. Food Station Tjipinang, saya minta untuk pastikan mulai hari ini, beras tersedia di pasar-pasar yang berwarna merah,” tuturnya. Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162