Loading...

Pahlawan tanpa Harta

15:17 WIB | Tuesday, 03-December-2013 | Agri Wacana | Penulis : Kontributor

Ibarat pohon pisang yang tidak akan pernah mati sebelum memberi rasa manis pada lingkungannya, apalagi hanya badai yang menerpanya, walaupun ditebang tetap tumbuh dan selalu tumbuh sampai menghasilkan buah dan memberikan yang terbaik untuk lingkungannya, itulah nasib Penyuluh Pertanian di era reformasi nan otonomi, bagai Pahlawan tanpa Harta.

 

Penggunaan istilah penyuluhan dirasa semakin kurang diminati atau kurang dihargai oleh masyarakat dan pihak yang berkompeten. Hal ini, disebabkan karena penggunaan istilah penyuluhan pertanian yang kurang tepat, terutama oleh banyak kalangan yang sebenarnya “tidak memahami bahkan tidak mengerti”.

 

Di lain pihak, seiring dengan perbaikan tingkat pendidikan masyarakat dan kemajuan teknologi informasi dan politik sehingga peran penyuluhan semakin menurun dibanding sebelum tahun delapan-puluhan.

 

Dalam pelaksanaan penyuluhan pertanian penerapan metode penyuluhan perlu diperhatikan dan disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan. Untuk yang bersifat teknis biasanya dipilih metode yang memungkinkan adanya praktek di lapangan. Untuk materi yang bersifat non teknis, seperti peningkatan kemandirian kelompok masyarakat, biasanya dipilih metode diskusi kelompok.

 

Kenapa harus demikian....? Karena kemampuan seseorang untuk mempelajari sesuatu sangatlah berbeda, demikian juga tahap perkembangan mental, pola pikir, keadaan lingkungan dan kesempatannya sehingga perlu dipilih suatu metode penyuluhan pertanian yang berdayaguna dan berhasil guna.

 

Penyuluh pertanian yang adalah agen penyebaran informasi tidak boleh hanya menunggu aliran informasi dari sumber-sumber informasi saja seperti : peneliti, pusat informasi, institusi pemerintah dan lainnya, melainkan harus secara aktif berburu informasi yang bermanfaat dan atau dibutuhkan oleh masyarakat sebagai kelompok binaan yang menjadi kliennya.

 

Informasi lebih lengkap baca EDISI CETAK TABLOID SINAR TANI (info berlangganan SMS ke : 081317575066).

Editor : Julianto

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162