Loading...

Peluang Sehat, Beras Organik

16:20 WIB | Friday, 18-November-2016 | Komoditi, Pangan | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Produk organik kini menjadi incaran masyarakat. Alasannya, karena produk tersebut lebih sehat ketimbang yang non organik. Begitu juga dengan produk beras organik.

 

Pendiri PT Panen Makmur Perkasa (Pure Green Organic Rice), Arif Wun mengatakan, meski tidak sebesar terhadap produk non organik, antusias masyarakat di kota besar mengonsumsi produk organik terus meningkat. Hal ini karena kepedulian masyarakat terhadap kesehatan makin besar.

 

“Makanan utama orang Indonesia adalah nasi. Kalau mau sehat mulailah dengan makan nasi yang sehat yakni organik,”  kata Arif. Ungkapan Arif tersebut disampaikan untuk mengajak masyarakat Indonesia lebih sehat dengan mengkonsumsi nasi dari beras organik.

 

Arif mengatakan, untuk mendapatkan beras organik harus sesuai standar nasional. Dalam memproduksi, sawah organik harus ditanami secara organik selama tiga tahun, baru hasilnya bisa dikategorikan organik. “Kalau kita mau membuat tanah menjadi organik ibaratnya seperti didetox. Lahan yang kami kelola sudah lima tahun dibuat organik, jadi sudah bersih,” ujarnya.

 

Arif dan perusahannya mengelola lahan seluas 27 ha dan membina serta memberdayakan petani. Lahan yang terletak di Jawa Tengah tersebut berada di lereng pegunungan dan terdapat 15 titik mata air, sehingga pengairannya murni dari mata air. Jadi jauh dari industri dan tidak tercemar apapun. Pupuk kandang yang digunakan merupakan hasil olahan sapi yang dipelihara di sekitar lokasi.

 

Untuk komersialisasi, selain budidayanya perlu juga sertifikasi organik dan pengemasan yang baik. Pengemasan yang perlu diperhatikan bukan hanya dari sisi desain, tapi juga materialnya. Karena kemasan material yang kurang atau tidak berkualitas bisa merusak isi.

 

Selain sudah lolos sertifikat dari Organik Indonesia, laboratorium Sucofindo dan Kementerian Pertanian (Kementan), menurut Arif, kemasan produknya juga sudah mendapat sertifikasi Food and Drug Administration (FDA). Dengan demikian, isinya dijamin aman dan tidak terkontaminasi.

 

“Kemasan kami memang tidak vacum karena perputaran barang cepat di toko, jadi tidak ada masalah. Kemasan diperlakukan vakum supaya tahan lama, sedangkan produk kami fast moving atau pergerakan di tokonya cepat, jadi tidak perlu khawatir soal itu,” tuturnya.

 

Saat ini Arif mengaku masih fokus pada pasar lokal, namun tidak tertutup kemungkinan usaha beras putih, merah, cokelat, hitam dan campuran organiknya akan merambah ke mancanegara.   Tia

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162