Loading...

Pendampingan Pengawalan Pada Program SIWAB

10:00 WIB | Monday, 02-October-2017 | Mimbar Penyuluhan | Penulis : Kontributor

Kementrian Pertanian menggulirkan program Sapi Induk Wajib Bunting (SIWAB) pada tahun 2017 untuk mencapai keberhasilan swasembada daging melalui percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting. Program SIWAB mengharapkan keterlibatan masyarakat mengoptimalkan Inseminasi Buatan ( IB ) dengan target 3 juta dari 4 juta akseptor IB.

 

Inseminasi Buatan ( IB ) yang dilakukan program SIWAB ada 2 jenis yaitu IB sapi yang dikandangkan dan IB sapi yang digembalakan pola budidaya ekstensif. Kedua model ini tentunya akan berbeda dalam penanganan pelaksanaan IB yang menjadi tanggung jawab petugas IB yang dikenal dengan nama Insemenator IB sapi.

 

Inseminator, Petugas Pemeriksa Kebuntingan dengan nama akrab PKB dan Asisten Teknis Reproduksi yang dikenal dengan nama ATR sebagai penanggung jawab pelaksanaan IB. Penyuluh Pertanian mengemban tanggung jawab sebagai fasilitator pendampingan teknologi pada petani mempunyai tanggung jawab pendampingan SIWAB yang sifatnya motivasi pada petani agar mau dan mampu mendaftarkan sapi induk /calon induk sebagai akseptor IB.

 

Kegiatan program SIWAB adalah kegiatan rangkaian panjang yang saling terkait di masing-masing kegiatan. Artinya semua kegiatan program SIWAB saling terkait dan mendukung. Karena itu pemahaman utuh tentang program SIWAB perlu juga diketahui oleh petani agar tercapainya target 3 juta akseptor bunting. Beberapa pemahaman utuh yang juga harus diketahui petani pada program SIWAB di antaranya 1) Inseminasi buatan pada sapi potong, 2) Pemenuhan hijauan pakan ternak dan pakan konsentrat,

 

1. Inseminasi Buatan pada Sapi Potong

 

Inseminasi Buatan yang biasa dikenal dengan nama IB adalah kegiatan kawin suntik yang dilakukan oleh petugas IB. Petugas IB adalah Inseminator yang diberi tanggung jawab penuh dalam melakukan kawin suntik pada sapi dengan menggunakan teknik memasukkan semen atau sperma jantan kedalam alat reproduksi sapi betina sehat..

 

Penanggung jawab IB bukan hanya Inseminator saja melibatkan PKB dan ATR yang masing-masing mempunyai tanggung jawab berbeda tapi saling terkait. PKB adalah Petugas Pemeriksa Kebuntingan yang bertanggung jawab memeriksa kebuntingan akseptor IB berdasarkan laporan Inseminator. ATR adalah Asisten Teknis Reproduksi mengemban tanggung jawab a) memeriksa organ reproduksi akseptor IB setelah sekali dilakukan IB oleh petugas IB tidak mengalami kebuntingan, b) menentukan akseptor IB untuk layak di IB lagi atau tidak, c) melakukan diagnosa gangguan reproduksi dan melakukan pengobatan dengan petunjuk dokter hewan, d) melakukan evaluasi status reproduksi ternak secara berkala.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162