Loading...

Pengentasan Kemiskinan, Mentan: 50 Ekor Ayam Tiap Rumah Tangga Miskin

12:47 WIB | Wednesday, 18-April-2018 | Ternak, Komoditi | Penulis : Julianto

mentan saat berdialog dengan peserta rakornas siwab

 

 

Untuk mengurangi jumlah penduduk miskin, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian telah meluncurkan program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Desa). Dalam program itu pemerintah akan memberikan bantuan 50 ekor ayam tiap rumah tangga miskin. Karena itu, sebagai leading sector-nya adalah peternakan.

 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, mulai tahun 2018 hingga 2020, pemerintah akan melakukan berbagai program dan kegiatan untuk pengentasan kemiskinan. “Untuk mengentasan dan membedah kemiskinan leading sectornya peternakan,” ujarnya saat Rakornas Upsus SIWAB 2018 di Bogor, Senin (16/4).

 

Pemerintah ungkap Amran, akan memberikan ayam KUB sebanyak 50 ekor untuk tiap rumah tangga miskin. Total yang pemerintah sediakan sebanyak 10 juta ekor ayam untuk 1000 desa di 100 kabupaten/kota. “Kita harapkan rumah tangga miskin yang kini jumlahnya sebanyak 16 juta bisa kita angkat kesejahteraannya dalam waktu lima tahun,” katanya.

 

Amran berharap dengan memberikan bantuan ayam untuk dipelihara, tiap rumah tangga miskin akan mendapatkan pemasukan Rp 2,2 juta/bulan. Sedangkan berdasarkan studi mengenai kemiskinan pendapatan, masyarakat yang masuk dalam kategori miskin adalah yang berpendapatan hanya Rp 1,5 juta/bulan.

 

“Jadi sederahana saja. Kasih ayam selesai kemiskinan. Dalam waktu lima tahun ke depan, tidak ada lagi di Indonesia cerita kemiskinan dan pengangguran. Jika masih ada hanya orang yang malas,” tegasnya.

 

Amran mengungkapkan, dari uji coba di beberapa kabupaten ternyata pemberian bantuan ternak cukup berhasil mengurangi jumlah penduduk miskin. Contohnya di Banyuwangi, Jawa Timur jika sebelumnya penduduk miskin mencapai 39% dari tatal penduduk wilayah tersebut, maka dengan bantuan ternak turun tinggal 8,6%.

 

Dengan data tersebut, lanjut Amran, pemerintah akan menerapkan di wilayah Indonesia lainnya. Pencanangan gerakan bedah kemiskinan ini direncanakan pada 23 April 2018 di Desa Cikencana Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan akan berlanjut di provinsi lainnya di Indonesia. “Adanya gerakan ini mimpi Presiden Jowo Widodo yang akan menurunkan kemiskinan 1 digit bisa dilaksanakan,” ujarnya.

 

Amran mengakui, pemberian bantuan ternak (ayam, kambing atau kelinci), merupakan program jangka menengah pemerintah untuk pengentasan kemiskinan. Sedangkan program jangka pendeknya adalah bantuan bibit sayuran terutama cabai. Untuk program jangka panjang adalah bantuan bibit buah seperti durian dan mangga.

 

Implementasi kebijakan tersebut,  Kementerian Pertanian akan melaksanakan kegiatan padat karya. “Nanti kita akan bangun klaster dalam satu kabupaten, sehingga kegiatan bantuan ke masyarakat miskin mempunyai skala ekonomi,” katanya.Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162