Loading...

Penyusunan Programa Pertanian

11:01 WIB | Thursday, 04-September-2014 | Nusantara | Penulis : Kontributor

Pematang Siantar, Sumut

 

Pematang Siantar yang memiliki lahan pertanian lebih kurang 5.000 ha terdiri dari areal tanaman pangan dan tanaman hortikultura. Dengan jumlah penduduk  300 ribu  jiwa bidang pertanian  masih mampu memberikan  kontribusi 1,16% dari PDRB Siantar yang  5,64%. Oleh karena itu  dinilai perlu disusun programa untuk pembangunan pertanian.

 

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (Hanpangluh), Pardamean Silaen pada kegiatan penyusunan programa pertanian, mengatakan penyusunan programa pertanian ini perlu dilakukan secara matang dan terarah oleh karena programa ini berpengaruh di dalam era pembangunan pertanian sejalan dengan program presiden tentang revitalisasi pertanian yang ditekankan pada sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan rakyat, peternakan, perikanan untuk mewujudkan pertanian yang tangguh dan ketahanan pangan  yang mantap.

 

Didampingi kordinator PPL  Kecamatan Sitalasari, Jhony SD Berutu ia menekankan kegiatan ini juga menampung dari petani dan  untuk menentukan hal-hal apa yang diperlukan untuk pembangunan pertanian. Luas areal  yang ditanami padi sawah di Siantar lebih kurang  2.000 ha lahan kering 3.000 ha dengan dua kali musim tanam. Jumlah kelompok tani  lebih kurang 100 kelompok yang tersebar di beberapa kelurahan. Bantuan yang telah diberikan untuk pembangunan pertanian yang bersumber dari  APBN di antaranya P2KP dan pemberian bibit, KRPL (kawasan rumah pangan lestari).

 

Kegiatan tersebut dihadiri 50 peserta di antaranya para lurah, pengurus Gapoktan, PPL dan dari instansi terkait. Para pengurus Gapoktan dan Koptan  masing–masing mengusulkan kebutuhan pada kelompoknya seperti di Kelurahan Setia Negara, Kelompok Tani Sitio-tio sudah lama mendambakan pembangunan saluran yang dulunya padi sawah beralih fungsi ke tanaman keras akibat pembangunan ring road. Padahal mereka ingin bertanam padi lagi, kelompok tani di Kelurahan Gurilla Sinaga mengusulkan jalan usaha tani 1 km serta menyoroti minimnya bantuan pemerintah, padahal  tahun 2009 masih  ada  bantuan benih padi dan jagung. Lindung Pangaribuan

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Editor : Julianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162