Loading...

Perbaikan Irigasi Padat Karya Desa

11:33 WIB | Tuesday, 29-August-2017 | Non Komoditi, Sarana & Prasarana | Penulis : Gesha

Direktur Irigasi dan Rawa, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Adang Saf Ahmad mengatakan, penyediaan air bagi kawasan pertanian melalui pemeliharaan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi kecil di bawah 150 ha pada Daerah Irigasi kewenangan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi maupun Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota sedang terus diupayakan.

 

"Untuk irigasi desa dan irigasi tersier kita upayakan melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dengan cara Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) atau Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)," jelasnya.

 

Tak hanya pembangunan fisik irigasi, program ini juga membidik pemberdayaan P3A dalam mempergunakan air irigasi. Dalam pelaksanaannya, kegiatan P3-TGAI didampingi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM).

 

Program ini menjadi bagian besar dari program Infrastruktur Berbasis Masyarakat yang menyinggung langsung pada kebutuhan publik. "Kalau kewenangan pusat, kan bermainnya di atas 3.000 ha. Khusus program ini di bawah 150 ha, yang kecil-kecil supaya meningkatkan layanan irigasi desa agar lebih baik," ujarnya.

 

Adang menambahkan, sejak tahun 2014 program P3-TGAI telah dilaksanakan di 1.024 lokasi, meningkat pada tahun 2015 menjadi 1.505 lokasi, dan tahun 2016 di 900 lokasi. Untuk tahun 2017, program P3-TGAI ditargetkan tersebar di 3.000 lokasi di 30 provinsi pada 33 wilayah sungai dengan dana mencapai Rp 600 miliar.

 

Secara Swakelola 

 

Salah satu daerah tersebut adalah Buru dan Seram, Provinsi Maluku dengan total dana sebesar Rp 5,3 miliar untuk percepatan dan tata guna air irigasi. Untuk tahun 2018, jumlah lokasi P3-TGAI direncanakan lebih banyak lagi menjadi 4.000 lokasi dengan estimasi dana Rp 800 miliar. 

 

P3-TGAI dilaksanakan secara swakelola melalui pemberdayaan dan partisipasi aktif masyarakat. Adapun anggaran yang dialokasikan untuk tiap kawasan adalah sebesar Rp 200 juta dengan proporsi 90 persen untuk pembangunan fisik dan sisanya untuk pendampingan oleh P3A. 

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162