Loading...

Perkataan yang Berdampak kepada Anak

13:36 WIB | Monday, 22-February-2016 | Siraman Rohani, Agri Wacana | Penulis : Ahmad Soim

Oleh Ahmad Soim

 

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” QS An Nisaa: 9)

 

Sudah semestinya setiap orang tua berharap anaknya menjadi anak yang sukses dan sejahtera. Kesuksesan itu tentu berawal dari rumah dimana anak itu tinggal. Orang tua adalah suri tauladan terdekat bagi mereka.

 

Jika anak melihat orang tua membangun rumah tangga dan memperbaiki rumah tangganya, menuju rumah tangga yang menyatu, penuh rahmat dan berkah Allah, penuh penyerahan diri kepada Allah, maka anak-anak mereka akan belajar dan mengarungi kehidupan sesuai dengan itu.

 

Pada siang hari mereka melihat Bapak dan Ibunya berusaha dan bekerja keras untuk menyukseskan anaknya. Pada malam harinya, anak-anak melihat orang tuanya bersungguh-sungguh mendidik anaknya dengan ketakwaan kepada Allah. Bangun malam mengerjakan sholat tahajut. Maka anak-anaknya akan meniru tingkat laku baik orang tuanya.

 

Rumah itu akan menjadi tenang, tanpa masalah. Anak-anak akan belajar dari apa yang dilihatnya, sesuatu yang nampak dari pandangan matanya.

 

Sebaliknya, jika anak-anak melihat orang tuanya berbohong dalam ucapan dan perilakunya, maka anak-anak itu akan meniru berbohong. Jika orang tuanya berkata jujur, maka anak pun terbiasa berkata jujur.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162