Loading...

Pupuk Cair Asal Sleman Tembus Pasar Eropa

16:30 WIB | Friday, 09-December-2016 | Non Komoditi, Sarana & Prasarana | Penulis : Julianto

salvatore menunjukkan pupuk cair

Pupuk hayati cair produksi anak bangsa asal Sleman mampu menembus pasar Eropa melalui Negeri Pizza Italia. Bahkan di beberapa  negara, sarana produksi bermerek dagang Extragen telah banyak dipakai untuk meningkatkan produksi pertanian.

 

“Pada minggu ini kami akan segera kirim extragen melalui cargo pesawat langsung ke Italia. Nanti awal tahun 2017 akan kami kirimkan melalui jasa cargo kapal laut secara periodik karena harus masuk dalam beberapa kontainer,” kata Presiden Direktur PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168), Atik Candra kepada wartawan beberapa waktu lalu.

 

Pengiriman pupuk cair tersebut setelah penandatanganan nota kesepakatan antara PT IMP dengan perwakilan perusahaan agribisnis di Italia, Salvatore. Menurut Atik Candra, produk extragen sebenarnya sudah tiga tahun lalu masuk pasar internasional. Di Jordania untuk pemupukan perkebunan zaitun, di Jepang untuk pertanian hortikultura dan padi. “Pupuk cair yang kami produksi juga telah dipakai di Suriname dan Australia,” ujarnya.

 

Sementara itu Salvatore mengatakan, extragen yang diproduksi di Indonesia sudah dipakai negaranya sejak dua tahun lalu. Hasilnya sangat memuaskan, khususnya untuk tanaman anggur, strawberry dan plum. Buahnya menjadi jauh lebih manis. Dari hasil riset selama ini, produk pupuk cair tersebut kualitasnya mengalahkan produk sejenis asal Amerika, China dan Jepang.  

 

Salvatore mengaku, datang langsung dari Italia ke Indonesia untuk memastikan apakah proses produksi pupuk cair itu benar-benar memenuhi standarisasi Eropa. Setelah yakni pada 28 November lalu, perusahaannya menandatangi kontrak Nota Kesepahaman dengan IMP 168 untuk memastikan pengiriman untuk pasar Eropa, khususnya Italia.

 

“Saya kagum Indonesia mampu produksi pupuk cair standar dunia dengan kadar kimia 0% padahal negara maju saja masih menyisakan kadar kimia 5 - 8% dalam pupuk organik cairnya,” kata Salvatore.   

 

Sertifikasi dunia

 

Extragen yang diproduksi secara modern di pabrik Sleman Yogyakarta ini telah mendapatkan sertifikasi internasional berupa sertifikat Control Union Certifications, Eurepgap dan USDA Organic. Lembaga kredibel itu selalu melakukan audit setiap tahun ke pabrik karena extragen bebas kimia hingga 0%. Sejumlah sertifikat nasional juga telah dikantongi termasuk disejumlah balai-balai di Kementerian Pertanian RI dan Secufindo.

 

Di Indonesia, pupuk cair asal Sleman ini sudah banyak digunakan di sejumlah daerah untuk komoditas palawija, hortikultura dan perkebunan sawit. Bentuknya yang cair memudahkan dalam penyerapan untuk memperbaiki kualitas tanah dan tanaman sehingga hasil panen meningkat.  

 

Adanya kandungan yeast dan actinomycetes berperan sebagai penyubur tanah, memperbaiki struktur tanah dan decomposer bahan organik (jerami, sisa daun/serasah, pupuk kandang/kompos dan lainnya). Selain itu, extragen juga mengandung substansi humic acid (asam humus) yang mampu mengubah sifat-sifat tanah.

 

Untuk sifat fisika (struktur tanah, kepecahan tanah, aerasi tanah, menggelapkan warna tanah), kimia (netralisir pH tanah, serapan pupuk dan air oleh tanaman, mengikat racun dalam tanah contoh ; Fe & Al, dan biologi (meningkatkan produksi enzim tanaman, meningkatkan jumlah klorofil tanaman serta meningkatkan biomass tanaman/panen). 

 

Hendri, National Agronomist leader IMP 168 mengatakan, adanya kandungan zat pengatur tumbuh (auksin, giberelin, sitokinin) membuat tanaman cepat tumbuh dan berkembang. Adanya asam humus mampu berperan meningkatkan aerasi tanah serta meningkatkan daya serap dan daya ikat air dalam partikel tanah, sehingga mengurangi aliran air permukaan tanah yang dapat menyebabkan terkisisnya lapisan top soil.

 

 

 

 

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162