Loading...

Rasa dan Tampilan Buah Nusantara Lebih Segar

20:45 WIB | Monday, 24-November-2014 | Komoditi, Hortikultura | Penulis : Ahmad Soim

Pekan Flori dan Flora Nasional 2014 di Makassar

 

Berbagai tanaman bunga, tanaman hias dan buah-buahan nusantara menghiasai Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) 2014 yang diselenggarakan di Taman Maccini Sombala, Makassar, Sulawesi Selatan, 6-11 November.

 

Istri Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Mufidah Kalla yang juga aktif dalam Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI)  hadir dan melihat pembukaan Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) 2014 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.

 

Ditemani Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Mufidah Yusuf Kalla melakukan  pemukulan gong sebagai tanda pembukaan PF2N yang dirangkai dengan kegiatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-34 Tahun 2014. Mufidah ditemani Syahril Yasin Limpo beserta jajaran Pemprov Sulsel langsung meninjau lokasi pameran hortikultura PF2N di sekitar area Taman Maccini Sombala.

 

Hadir dalam acara ini perwakilan dari Kedutaan Luar Negeri serta Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi dan Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung hingga tanggal 11 November 2014, diisi dengan pameran Dinas Pertanian se-Indonesia dan penggerak di bidang pertanian, bursa tanaman, lomba cipta menu, lomba menggambar untuk anak SD, seminar dan temu usaha serta berbagai kegiatan lainnya.

 

Malam sebelumnya, Presiden RI, Joko Widodo, didampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman, mengunjungi lokasi HPS dan PF2N 2014 sebelum bertolak ke Mamuju, Sulawesi Barat.

 

 Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Ir. Hari Priyono, M.Si dalam kegiatan ini mengatakan bahwa impor buah Indonesia tidak lebih dari 5% dari produksi buah nasional. “Namun tidak kita pungkiri buah-buah impor banyak menghiasi pasar-pasar modern di Indonesia. Kita jangan pesimis karena meskipun buahnya buah impor, namun dari rasa dan tampilan buah lokal tidak kalah karena masih segar-segar. Sedangkan buah impor tersebut karena dari pengelolaan hingga sampai di pasar kadang butuh waktu satu tahun sehingga buah kadang kurang segar dan kadar air yang kurang sehingga rasa pun tidak segar,” tambahnya dengan nada optimis pada pembukaan P2FN di Makasar.

 

Momentum Komersial

 

PF2N diselenggarakan untuk menjadi momentum yang tepat bagi pelaku bisnis hortikultura yang bertujuan untuk mengangkat eksistensi pengembangan hortikultura nusantara sebagai komoditas komersial. Pameran ini merupakan ajang Pameran Hortikultura Indonesia berskala internasional yang menjadi agenda tahunan nasional Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.

 

Pada tahun ini 2014 Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya  di Taman Maccini Sombala of Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan PF2N yang ke - 7 dengan mengambil tema : “Hortikultura Ramah Lingkungan Menjawab Tantangan Abad XXI”. 

 

Makassar dijadikan lokasi penyelenggaraan PF2N 2014 karena kota ini dinilai memiliki potensi yang luar biasa untuk mendukung kemajuan hortikultura nasional melalui berbagai sumberdaya yang dimilikinya antara lain potensi sumberdaya manusia, potensi pariwisata dan budaya serta potensi sumberdaya ekonomi kreatif lainnya. Dengan berbagai potensi dan keunggulan yang dimilikinya.

 

Pekan Flori dan Flora Nasional 2014 ini dilaksanakan kerjasama antara Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Makassar dan Event Organizer.

 

Berbagai kegiatan yang digelar antara lain pameran, jambore varietas, bursa, aneka lomba, kursus, workshop, seminar, talkshow, perijinan terpadu, kontak bisnis, temu investasi, agrowisata, pawai kendaraan hias dan dimeriahkan dengan berbagai kesenian tradisional. Som

 

 Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162