Loading...

Risfaheri: Ciptakan Teknologi Praktis, Murah dan Bernilai Jual Tinggi

11:09 WIB | Monday, 17-April-2017 | Teknologi, Klinik Teknologi | Penulis : Kontributor

Jika selama ini masyarakat melihat bahwa produk olahan bawang itu hanya bisa dilakukan oleh industri besar bermodal kuat dan didukung teknologi tinggi. Kini, tinggalkanlah pandangan itu. Pasalnya, sekarang sud­ah banyak teknologi pasca panen dan pengolahan bawang skala rumahan yang bisa dijual dengan harga tinggi.

 

Balai Besar Pasca Panen saat ini tengah giat-giatnya mengembangkan berbagai ino­vasi teknologi bawang merah yang praktis, dengan modal sedikit namun hasil­nya bisa menambah tebal kantong keluarga petani bawang

 

Kepala Balai Besar Pasca Panen, Prof. Risfaheri menjelaskan bahwa teknologi pasca panen dan olahan sudah menjadi sebuah kebutuhan saat ini, karena komo­diti ini kerap dilanda gejolak harga.  Keter­sediaan bawang merah diluar musim panen sering terjadi kelangkaan, sedangkan pada musim panen produksi melimpah tidak jarang harganya  jatuh.

 

Gejolak ini semakin parah bila panen terjadi dimusim hujan dimana petani kesulitan untuk menjemur atau me­nge­ringkan bawang sebelum dipasarkan. Akibat­nya kerusakan bawang di tingkatan petani cukup tinggi dan mutu bawangnya kurang baik.

 

Saat ini, BB Pasca Panen sudah berhasil mengembangkan sebuah inovasi untuk mengatasi kesulitan petani itu. Teknologi itu disebut dengan instore dryer (ID) atau inhouse dryer yang  dapat mempercepat penge­ringan bawang, diperlukan waktu hanya sekitar 2-3 hari, sementara cara konven­sional membutuhkan 1-3 minggu pengeringan  tergantung cuaca.

 

Kondisi ruang pada instore diatur suhu dan RH khususnya pada saat pengeringan. pengaturan suhu dan RH menggunakan energi dari tungku berbahan bakar biomass. Sedangkan untuk membantu pengaturan  udara menggunakan exhaust fan. Instore dryer ini sudah diaplikasikan di Kelompok Tani Mekar Jaya Klampok Brebes dan akan direpli­kasi di beberapa sentra produksi bawang merah seperti Solok, Nganjuk, Tapin serta Bima.

 

Dia menjelaskan, pengembangan pro­duk olahan merupakan salah solusi untuk mengatasi kelebihan produksi bawang segar, memperpanjang daya sim­pan, me­ning­katkan nilai tambah serta me­mudah­kan dalam distribusi serta praktis dalam penggunaan untuk berbagai keperluan dalam masakan.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162