Loading...

Segelas Kopi Gayo, Segunung Kekayaan Indonesia

14:23 WIB | Monday, 07-September-2015 | Klinik Teknologi, Teknologi | Penulis : Kontributor

Sore itu sekitar jam 16.00 Waktu Indonesia Bagian Barat, sinar mentari mulai terhimpit awan. Suasana redup disertai suhu udara yang makin dingin di tanah Gayo, Kabupaten Bener Meriah - Aceh membuat semakin kecut sekujur tubuh. Beberapa saat setelah menginjakkan kaki ke sebuah pondok, aroma harum kopi gayo mulai tercium.

 

Tak lama kemudian, ibu-ibu langsung menyapa, ”pak silahkan di minum kopinya”.  Tanpa membuang waktu secangkir kopi itu langsung diambil dan diseduh. Tapi, tiba-tiba ada seorang laki-laki menyapa, “Pak jangan minum kopi sambil berdiri”, sembari menuntun ke sebuah meja yang terbentang memanjang tepat di pondok itu, dia berkata lagi, “pak ini tempat yang pas untuk menikmati kopi Gayo. Sambil minum bapak melihatnya ke sana”.  Sambil menunjukkan ke sebuah gunung yang terbentang di depan mata.

 

Benar saja, begitu duduk di kursi,  ditemani dengan secangkir kopi Gayo dan sepotong pisang goreng,  pemandangan   gunung yang  betuliskan ‘Highland Tanah Gayo’ berukuran raksasa membentang tepat di depan, sayangya sore itu kabut dengan setia menyelimutinya sehingga pandangan mata agak terhalang. Kendati begitu, panorama alam Gayo ini adalah sebuah keindahan yang tak ternilai.

 

Tanpa dirasa, teguk-demi teguk kopi Gayo dengan aromanya yang tajam telah merayap di lidah, mengalir ke sekujur tubuh. Tidak begitu lama, mulai terasa reaksinya. Badan terasa hangat dan bersemangat.  Begitu juga dengan pemandangan yang indah membuat kondisi menjadi rileks sekali.

 

Keletihan akibat perjalanan yang tidak kurang dari 7 jam dari ibukota Banda Aceh, hilang seketika berubah menjadi gairah. Inilah pengalaman pertama Wartawan Sinar Tani ketika menginjakkan kaki di Kebun Percobaan  (KP) Gayo dalam rangka Jelajah Inovasi Ke BPTP Aceh.

 

Pondok yang kami tempati itu adalah sebuah pondok miliki KP (boleh dikatakan sebagai menara pandang) tempat melihat bentangan koleksi kopi Gayo dan pemandangan di sekitarnya. Laki-laki yang menyapa itu bernama Bardi Ali, SPt, dia adalah Kepala Kebun yang berlokasi di Desa Pondok  Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

 

Inilah sepotong kisah Segelas Kopi Gayo Segudang Kekayaan Indonesia. Sinar Tani membayangkan bahwa dari segelas kopi Arabika khas Gayo yang memiliki cita rasa khas  dan telah melegenda adalah kekayaan Indonesia yang telah dinikmati oleh pencinta kopi di Manca Negara. Sangat pantas, komoditi ini berkembang menjadi komoditi spesial dan diberi dukungan yang sangat besar.

 

Kebun Percobaan Gayo ini pantas pula dikembangkan menjadi objek wisata kopi Gayo. KP dan pondok sederhana itu banyak menyimpan kenangan proyek IDAP (1978-1986), kerjasama antara  Pemerintah Republik Indonesia dengan Kerajaan Belanda dalam pengembangan kopi Gayo. Asset Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian ini pantas dikembangkan lagi, karena hingga kini berbagai sarana masih sangat terbatas.  BPTP Aceh yang menjadi ‘Induk Semang’ KP Gayo pantas mendapat dukungan penuh membangun dan mengawal pengembangan kopi Gayo. 

 

Penjelajahan

 

Penjelajahan kali ini cukup menantang, perjalanan darat yang panjang cukup meletihkan, namun berkat pengawalan langsung dari Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh, Ir. Basri A. Bakar, M.Si bersama Kapala Sub Bagian TU, NurLaili, SP perjalanan ini terasa sangat ringan dan menyenangkan.  Selama tiga hari Tim Jelajah Inovasi menyeruak ke berbagai pelosok yang terkait dengan pengembangan kopi Gayo.

 

Ada koperasi Gayo Mandiri, Eksportir kopi Gayo yang membina 1300 petani kopi Gayo organik dan telah berhasil mendapatkan berbagai sertifikat internasional.  Ada  petani bernama Siswanto yang berhasil mengembangkan apel dari limbah kopi dan ada pula lokasi penerapan bio industri kopi di Kecamatan Jagong Jeget Aceh Tengah.

 

Selain informasi yang tersedia lengkap berkat kawalan Kepala BPTP Aceh, penjelajahan berhasil mengambil kesimpulan, di antaranya perlu peningkatan pengawalan teknologi kopi Gayo dan melengkapi semua sarana yang diperlukan dalam pengembangannya. Kebun Percobaan Kopi Gayo pantas pula menjadi kawasan Wisata Agro serta menjadi  pusat pengembangan dan studi Kopi Gayo. Sinar Tani yakin jika KP ini dikelola dengan sangat baik bisa  berkembang menjadi Pusat Riset Kopi Gayo dunia, karena dilihat dari pengunjungnya banyak sekali turis dari  berbagai negara bertandang ke sana.

 

Kaya Wisata

 

Setelah menikmati suasana KP Gayo, tim Jelajah Inovasi menyempatkan diri ke objek wisata lain yang juga tidak begitu jauh. Sekitar dua jam dari KP Gayo, yaitu Danau Laut Tawar tepatnya di kota Takengon ibukota Aceh Tengah. Rekan-rekan jelajah Inovasi yang berkesempatan menyambangin KP Gayo, menyarankan agar jangan sampai lupa singgah di danau tersebut.

 

Danau Laut Tawar ini, menjadi sumber mata air untuk Kabupaten Aceh Tengah dan kabupetan lain yang terdekat. Danau ini diapit oleh dua bukit, di tepiannya banyak sekali berkembang Keramba Jaring Apung (KJA) untuk memelihara ikan sementara tepian danau yang tidak terendam air digunakan masyarakat untuk bertani.

 

Danau ini terletak di sebelah timur Kota Takengon, di dataran tinggi Gayo, sekitar 1.300 meter dari permukaan laut dan   luasnya  mencapai 5.472 hektar, dengan  panjang mencapai 17 km dan lebar 5,5 km.

 

Nah, untuk rekan-rekan jelajah yang telah selesai mengunjungi Tanah Gayo dan hendak pulang ke Banda Aceh, jangan sampai lupa untuk mampir ke Bireuen, tepatnya di sekitar Pasar Ikan Lama atau di sekitar Kantor Bupati, di lokasi ini  banyak tersedia wisata kuliner.

 

Kawasan wisata ini biasanya mulai dibuka jam 16.00 sore hingga malam hari. Ada sebuah sate yang unik dan pantas untuk dicicipi, sate itu bernama ‘Sate Matang’, kata ‘matang’ yang disandangnya bukan untuk menunjukkan bahwa sate itu dimasak hingga matang, tetapi sate itu berasal dari sebuah desa yang bernama ‘Matang Geulumpang Dua’.  Lis

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162