Loading...

Sinergi untuk Capai Ketahanan Pangan

14:08 WIB | Wednesday, 26-October-2016 | Sarana & Prasarana, Non Komoditi | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Untuk menggapai kedaulatan pangan tidak bisa berjalan sendiri. Karena banyak faktor yang saling terkait, Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk memacu produksi pangan.

 

Dua kementerian itu akan membangkitkan 4 juta hektar (ha) lahan tadah hujan yang ada di Indonesia. Hasil pencatatan di Pulau Sumatera ada sekitar 1.078.739 ha, Pulau Kalimantan (665.693 ha), Pulau Jawa (1.160.111 ha), Pulau Sulawesi (665.693 ha), Pulau Maluku (21.763 ha), Pulau Papua (55.840 ha), Pulau Bali dan Nusa Tenggara sekitar 139.913 ha.

 

“Ada lahan tadah hujan sekitar 4 juta hektar yang hanya ditanami satu kali dalam setahun. Ini tidak produktif selama enam bulan. Lahannya tidur, petaninya tidur. Kita ingin membangunkannya dengan cara disiapkan air, siapkan embung, long storage, dam parit, sumur dangkal dan sumur dalam,” kata Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman usai bertemu dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo

 

Menurutnya, ada solusi permanen yang dibangun bersama antar kementerian untuk membangun 4 juta ha lahan tidur di desa. Solusi tersebut yakni memberikan ketersediaan air melalui embung, parit, sumur dangkal dan sumur dalam. “Kita bagi, Kemendes PDTT di bagian embung, Kementan siapkan pompa, benih, pupuk,” ujar Amran.

 

Kalkulasi Amran, jika 4 juta ha lahan itu bisa satu kali ditanami jagung saja dan menghasilkan 8 ton/ha, maka diperkirakan akan menghasilkan kurang lebih Rp 70-80 triliun dalam satu kali tanam. “Itu belum ada integrasi dengan ikan yang dipelihara di embung-embung. Bisa juga ternak ayam, bebek, kambing, sapi, dan lainnya. Jadi semua sekarang dimanfaatkan,” katanya.

 

Dengan adanya sinergi, Amran berharap, pembangunan desa, pembangunan pertanian dan ketahanan pangan akan lebih cepat tercapai. Dengan gebrakan ini perekonomian masyarakat pertanian dipedesaan meningkat, sehingga masyarakat desa tidak meninggalkan desanya.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Editor : Ahmad Soim

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162