Loading...

Solusi Lonjakan Harga Cabai

09:59 WIB | Wednesday, 07-December-2016 | Agri Wacana, Kolom | Penulis : Kontributor

Tidak ada yang senang apalagi bahagia dengan melonjaknya harga cabai. Semua pihak sengsara, berduka dan menangis. Petani cabai sama sekali tidak mendapat untung meskipun harga cabai meroket hingga Rp 100.000/kg karena mereka memang sedang tidak memiliki cabai. Tanaman cabai mereka hancur diterjang hujan yang cukup deras akhir-akhir ini. Jangankan panen, untuk menikmati tanaman cabai menghijau saja mereka tidak sempat.

 

Demikian juga dengan pedagang, mereka dibuat repot mencari cabai karena pasokan cabai terbatas sehingga harga terpaksa dinaikkan. Harga cabai yang mahal membuat konsumen mengurangi jumlah pembelian, dan itu berarti keuntungan pedagang juga berkurang.

 

Sementara konsumen juga dibuat kelimpungan, apalagi mereka yang bisnisnya banyak menggunakan cabai, seperti warung padang atau menjual rujak, mereka terpaksa mengurangi dosis cabainya karena harga cabai terlalu mahal.

 

Ibu-ibu rumah tangga juga diprotes suami dan anak-anaknya karena jatah sambal di meja makan terpaksa harus dihemat, bahkan mungkin ditiadakan sama sekali. Yang berbahaya, urusan sambal bisa menjadi pemicu ‘goncangan’ dalam rumah tangga. Menghilangnya sambal dari meja makan bisa ‘menghilangkan’ kasih sayang di antara anggota keluarga.

 

Oleh karena itu, tepat bila pemerintah menganggap lonjakan luar biasa harga cabai saat ini sebagai keadaan yang serius dan ‘gawat’. Rencana melakukan operasi pasar di beberapa pasar patut diapresiasi, namun yang menjadi pertanyaan, sampai kapan pemerintah mampu menjaga harga cabai sementara pasokan cabai di sentra produksi cabai masih terbatas.

 

Operasi pasar memang bisa dilakukan untuk mengontrol harga ketika ada permainan nakal di kalangan pedagang, tetapi kalau penyebab lonjakan harga karena terbatasnya produksi maka solusinya juga harus pada aspek produksinya. Pengendalian harga ketika barang sedang tidak ada cenderung hanya bersifat sesaat dan tentunya membutuhkan biaya yang sangat besar.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162