Loading...

Tanam Bibit, Panen Rezeki

11:25 WIB | Tuesday, 14-March-2017 | Non Komoditi, Sarana & Prasarana | Penulis : Indarto

UPJA Tunas Perkasa Mandiri, Ngawi

 

Sejak Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan alsintan ke sejumlah kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan), minat anak-anak muda terjun menekuni usaha pertanian makin bergairah. Anak-anak muda di sejumlah daerah yang sebelumnya banyak mencari kerja di kota-kota besar, kini mulai ikut terjun ke sawah.

 

Salah satu contohnya bantuan alsintan kepada Gapoktan Guyub Rukun di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi menjadi berkah tersendiri bagi anak-anak muda di daerah tersebut. Berkat lima rice transplanter tersebut, Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Tunas Perkasa Mandiri (TPM) yang dibentuk pada akhir tahun 2015 sudah mulai dirasakan manfaatnya.

 

Bisa dibilang, UPJA TPM pada awal tahun 2017 banjir pesanan dari sejumlah petani. Pada awal musim tanam tahun ini, UPJA TPM sudah menerima pesanan pembibitan padi seluas 24 hektar (ha). Dari jumlah tersebut hingga Februari lalu, hanya kurang lima hektar yang belum terpenuhi.

 

“Petani yang memerlukan layanan penanaman bibit padi dengan mesin makin banyak,” kata Manager UPJA TPM, Firdian Dwi Sasmita kepada Sinar Tani di Ngawi, belum lama ini. Namun dia mengakui, petani yang meminta jasa layanan tanam masih sekitar kawasan Kabupaten Ngawi, seperti di Kecamatan Kedunggalar, Waran, Ngawi, dan Geneng.

 

Firdian mengungkapkan, UPJA TPM yang dibentuk setahun lalu sudah menghasilkan keuntungan. Jasa layanan penanaman bibit padi dengan mesin dilakukan dalam bentuk paket. Dalam satu paket (pembibitan dan penanaman) ongkosnya hanya Rp 2,7 juta/ha. Tiap satu hektar pihaknya biasanya memerlukan bibit padi sebanyak 165 tray.

 

“Tahun lalu (2016, red) sudah ada pesanan bibit padi untuk lahan seluas 40 ha dengan nilai Rp 100 juta/musim/tahun. Kalau di daerah Ngawi petani rata-rata bisa tanam tiga kali setahun, omzet UPJA per tahun rata-rata bisa mencapai Rp 300 juta,” tutur Firdian.

 

Konsentrasi Tanam Bibit

 

UPJA yang berada di bawah Gapoktan Guyub Rukun, sampai kini masih konsentrasi memberikan layanan penanaman bibit padi dengan rice transplanter. Namun UPJA yang beranggota 25 orang anak muda ini juga memberdayakan ibu-ibu rumah tangga untuk melakukan pembibitan padi yang memanfaatkan tray.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162