Loading...

Utilitas Unit Pengolahan Ikan Rendah

17:50 WIB | Thursday, 17-November-2016 | Non Komoditi, Olahan Pasar | Penulis : Indarto

Utilitas Unit Pengolahan Ikan (UPI) skala besar yang dikembangkan Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSP KP) yang  ada di tanah air masih rendah, kurang dari 50% dari kapasitas terpasang. Sebaran UPI juga belum seimbang di seluruh Indonesia. UPI skala besar sebagian besar hanya berada di Jawa.

 

Dirjen PDSP KP, Nilanto Perbowo saat menjadi pembicara dalam kegiatan Journalist Workshop di Jakarta, Rabu (16/11) mengatakan, total UPI saat ini sebanyak 61.603 unit. Dari jumlah itu, yang berskala besar hanya 718 unit. Sedangkan yang berskala mikro menengah dan kecil (MKM) sebanyak 60.885 unit. Sebaran UPI, khususnya yang skala besar masih di kawasan Jawa.

 

Total kapasitas terpasang  UPI skala besar sebanyak 2.497.040 ton/tahun, dengan total volume produksi sekitar 1.809.070 ton/tahun. UPI skala besar tersebut akan terus dikembangkan untuk mendorong peningkatan produksi olahan di tanah air.

 

Nilanto mengatakan,  omset UPI skala besar rata-rata lebih dari Rp 50 miliar/tahun. Sedangkan omset UPI skala mikro sekitar Rp 300 juta/tahun. Sementara untuk UPI skala menengah omsetnya antara Rp 3 miliar-50 miliar/tahun.

 

“Keberlangsungan UPI sangat tergantung ketersediana bahan baku ikan yang disimpan dalam cold storage. Setiap UPI skala besar - menengah umumnya mengolah ikan beku, segar, kaleng, asap, kering, surimi, reduksi, dan olahan ikan lainnya. Olahan ikan yang dilakukan UPI skala besar sangat tergantung bahan baku dan kebutuhan pasar,”  tutur Nilanto.

 

Nilanto juga mengungkapkan, jenis olahan yang dilakukan UPI skala mikro kecil terdiri dari ikan pindang, asin, asap, fermentasi, dan ikan yang dilumatkan. Mayoritas UPI skala mikro-kecil yang fokus mengolah ikan sebanyak 36,49%, kemudian yang mengolah ikan pindang sebesar 19,08%.

 

“ Kinerja industri pengolahan ikan skala MKM  masih bisa ditingkatkan. Sebab, industri olahan skala MKM seperti pemindangan ikan dan olaha ikan asin memiliki pasar yang cukup luas. Sehingga, bahan baku dan  produksi olahannya masih terbuka peluang untuk ditingkatkan dari  tahun ke tahun,” jelas Nilanto. Idt

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162