Rabu, 17 Oktober 2018


Agroeduwisata, Solusi Cerdas BP3K Sukalarang Gaet Minat Generasi Muda

11 Okt 2018, 18:03 WIBEditor : Gesha

Ajak anak-anak untuk main di agroeduwisata, agar menumbuhkan minat dan kecintaan akan pertanian | Sumber Foto:Lely

TABLOIDSINARTANI.COM, Sukabumi --- Minat dan partisipasi generasi muda dalam bidang pertanian terus menurun. Tapi, Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Sukalarang punya solusi cerdas untuk menggaet generasi muda tersebut, salah satunya dengan agroeduwisata.

Mengenal dunia pertanian memang sebaiknya dilakukan sejak usia dini. Sebagai satu upaya mengenalkan dan mengajarkan anak-anak usia sekolah mencintai dunia pertanian, BP3K telah melakukan kegiatan Agroeduwisata sejak tahun 2014. 

Sebagaimana diketahui, Agroeduwisata adalah penggabungan empat fungsi (produksi, edukasi, wisata, dan konservasi agro) yang dikelola oleh para penyuluh pertanian dan dikemas dalam bentuk edukasi pertanian untuk para pengunjung dari kalangan siswa PAUD, TK, SD dan SMP.

Agroeduwisata tersebut dilakukan bekerjasama dengan kelompoktani dan petani yang ada di wilayah Kecamatan Sukalarang, dengan Slogan “Saya Bangga Menjadi Petani”.

Kepala BP3K Sukalarang, Diat Sujatman menjelaskan setiap pengunjung yang datang akan dipandu berkeliling oleh para penyuluh. "Kegiatan unggulannya antara lain berkeliling ke kebun ramah anak sekaligus pengenalan jenis-jenis tanaman yang ada di kawasan tersebut, pengenalan singkat tentang cara menanam sayuran, pengisian polybag dan mewarnai gambar," beber Diat.

Lebih jauh Diat menjelaskan kegiatan agroeduwisata diawali dengan membangun komitmen antara BP3K Sukalarang dengan UPTD Pendidikan dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukalarang. Sehingga, target agroeduwisata untuk wilayah kecamatan Sukalarang yaitu PAUD (25 unit), TK (8 unit), SD (17 unit) , SLTP (12 unit) dan SLTA (6 unit) serta sekolah-sekolah yang berada di luar Kecamatan Sukalarang.

Diat berharap, solusi cerdas yang tengah dirintis pihaknya sekarang ini bisa semakin meningkatkan minat generasi muda khususnya usia dini di Kecamatan Sukalarang semakit tinggi untuk mencintai dan terjun di dunia pertanian. "Siapa tahu bisa tumbuh dan lahir pengusaha-pengusaha muda pertanian dari sini,” tutupnya. (lely)

 

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT

E-PAPER TABLOID SINAR TANI

Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018