Loading...

Beras Pratanak, Tingkatkan Pendapatan Petani

14:30 WIB | Monday, 25-September-2017 | Teknologi, Iptek | Penulis : Gesha

Selama ini kebanyakan gabah hanya diolah langsung  menjadi beras sosoh medium dan premium. Namun sesungguhnya petani bisa mendapat  nilai tambah bila melakukan upaya pengolahan gabah menjadi  beras pratanak (praboiled rice).

 

Seperti yang diungkapkan  peneliti padi dari Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Eko Binnaryo,  beras pratanak ini menjadi peluang baru yang bisa dilakukan sendiri oleh petani .


"Petani dapat menggunakan alat yang sudah ada di rumah tangga, ember untuk perendaman dan kuali untuk pemanasan dan dijemur panas matahari untuk pengeringan, setelah itu baru digiling," tuturnya.

 

Kandungan Serat Tinggi

 

Prosesnya sendiri hanya dengan merendam dan kemudian mengukus gabah. Disitulah terjadi proses fisika dan kimia sehingga nutrisi dari bagian kulit ari gabah (aleuron) masuk ke dalam dan menghasilkan beras yang berwarna keemasan. "Jadi prosesnya hanya  perendaman gabah, pengukusan dan pengeringan untuk kemudian  masuk ke penggilingan ," tegasnya.

 

Dengan adanya proses pratanak seperti ini, kandungan serat dari beras  bisa lebih tinggi dan menurunkan indeks glikemik (kadar gula dalam karbohidrat) dibandingkan beras yang sudah tersosoh sempurna.

 

Eko menambahkan bahwa LIPI sendiri sudah mengeluarkan paket teknologi pasca panen gabah menjadi beras pratanak. Paket teknologi inilah yang tengah disebarluaskan (diseminasi) kepada petani melalui paket pelatihan yang dilakukan LIPI di Cibinong Science Centre maupun di daerah. Gsh

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162