Loading...

Besok Lebaran, Pangan di Bekasi Aman

15:50 WIB | Thursday, 14-June-2018 | Nusantara | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Harga pangan di Bekasi Aman

Sehari menjelang Lebaran Idul Fitri 1439 H, pasokan dan harga pangan di berbagai wilayah aman dan stabil, di Bekasi salahsatunya. 

 

"Kami terus menurunkan Tim untuk memantau pasokan, distribusi dan harga pangan," kata Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Riwantoro,  dari Pasar Cibitung dan Pasar Tambun Bekasi, Kamis (14/6). 

 

Ia mengaku upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa distribusi pangan berjalan lancar sehingga pasokan cukup dan harga tetap stabil. Dan dari hasil pantauannya, Ia mengatakan, pasokan bahan pangan cukup, sehingga harga stabil.

 

Kepala UPTD Pasar Cibitung, Nur Alamsyah mengatakan pasokan dan harga pangan selama bulan puasa hingga satu hari menjelang Lebaran ini stabil. "Bahkan kami perkirakan setelah  Idul Fitri nanti harga bahan pangan cenderung turun,  karena pasokan berlebih," tukasnya.

 

Sementara itu, Korlap Pasar Tambun Bekasi, Sarya Wijaya mengungkapkan harga bahan pangan selama bulan puasa 2018 ini jauh lebih stabil dibanding tahun sebelumnya,  karena pasokan bahan pangan sudah disiapkan jauh-jauh hari, sehingga tidak sempat terjadi kekosongan. "Kelancaran distribusi bahan pangan juga sangat mendukung," tukasnya.

 

Jaga Pasokan-Harga Stabil

 

Menurut Riwantoro, keberhasilan menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan tidak terlepas dari tekad  pemerintah untuk mengulangi  keberhasilan pada 2017. "Keberhasilan itu harus dipertahankan dan dicapai kembali pada 2018 ini. Untuk itu jauh-jauh hari semua stakeholder sudah berjibaku sesuai tugas dan kewenangannya serta koordinasi yang lebih intensif dalam memperlancar distribusi serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan," ungkap Riwantoro.

 

Kementerian Pertanian (Kementan) telah melakukan berbagai upaya untuk memperlancar distribusi, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan antara lain dengan membangun network pelaku distribusi antara wilayah sentra dengan DKI Jakarta sebagai barometer nasional; melakukan Gelar Pangan Murah di sekitar 500 titik dengan melibatkan stakeholder terkait; mengoptimalkan peran Toko Tani Indonesia (TTI) dan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di 20 provinsi.

 

Selain itu juga melakukan monitoring pasokan dan harga pangan baik di pusat maupun daerah; serta memanfaatkan dukungan informasi dan data base pasokan dan harga pangan dari stakeholder terkait.

 

Khusus untuk daging sapi/kerbau, ayam dan telur, Kementan bekerjasama dengan para pelaku usaha yang berkomitmen menyediakan pasokan sesuai harga acuan pemerintah. Operasi pasar juga dilakukan hampir di seluruh wilayah yang sangat berperan dalam upaya stabilisasi pasokan dan harga bahan pangan baik di ritel modern maupun pasar tradisional.

 

Mencermati hasil pemantauan di berbagai wilayah di Indonesia sampai hari ini, Pemerintah berkeyakinan bahwa distribusi, pasokan dan harga bahan pangan selama perayaan HBKN puasa dan Idul Fitri 2018 ini insha Allah aman dan terkendali, sebagaimana tahun 2017.

 

"Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama dari semua sektor, baik pemerintah maupun swasa yang memiliki satu pemahaman bahwa distribusi, pasokan dan harga bahan pangan harus aman agar masyarakat bisa lebih tenang dan khusuk dalam menjalankan ibadah Puasa dan Idul Fitri 2018," jelas Riwantoro.    TIA

 

Editor : Ahmad Soim

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162