Loading...

BP3K Rumah Konsultasi Agribisnis Bagi Petani

09:10 WIB | Wednesday, 14-December-2016 | Agri Wacana, Agri Wacana | Penulis : Kontributor

Nani Priwanti Soeharto - PP PPMKP Ciawi

 

Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) ada juga yang menyebutnya dengan Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) atau masih menggunakan nama lama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) adalah kelembagaan penyuluhan yang ada di tingkat kecamatan. Keberadaan BP3K merupakan tuntutan Undang Undang No 16 Tahun 2006 Sistem Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (SP3K) dengan mengemban amanat tanggung jawab sebagai lembaga strategis yang ikut menentukan keberhasilan pembangunan pertanian di wilayah binaan BP3K (Kecamatan).

 

Salah satu fungsi BP3K adalah melakukan fasilitasi pemberdayaan dan penguatan kelembagaan pelaku utama dan pelaku usaha berupa kegiatan pelayanan konsultasi agribisnis. Konsultasi agribisnis merupakan kegiatan tanya jawab antara petani dan penyuluh pertanian sebagai penanggung jawab pendampingan teknologi yang dilakukan di BP3K. Terkait dengan itu tentunya di BP3K idealnya juga harus dilengkapi ruang khusus konsultasi yang memberikan kenyamanan pada petani.

 

Fasilitasi Konsultasi Agribisnis

 

BP3K sebagai lembaga penanggung jawab keberhasilan pembangunan pertanian di wilayah binaan BP3K, tidak lain adalah lembaga penanggung jawab pelaksanaan penyuluhan pertanian di wilayah binaan BP3K. Salah satu tanggung jawab dari kegiatan penyuluhan pertanian adalah memberikan layanan konsultasi agribisnis yang dilakukan oleh penyuluh pertanian di wilayah binaan BP3K.

 

Terkait pelayanan konsultasi agribisnis tentunya BP3K harus mau dan mampu melakukan pelayanan sebagaimana umumnya Puskesmas memberikan pelayanan kepada pasiennya. Bila masyarakat berkunjung ke Puskesmas maka petugas akan bertanya apakah sudah pernah datang ke Puskesmas jika jawabannya sudah, secara otomatis petugas akan menelusuri data-data yang sudah terdokumentasi.

 

Namun bila jawabannya belum dapat dipastikan pasien akan dibuatkan dokumen data-data identitas pasien. Idealnya BP3K sebagai rumah konsultasi petani juga harus mampu melengkapi data-data dari petani yang berkonsultasi ke BP3K. Artinya BP3K harus mau dan mampu melakukan pelayanan bukan hanya sekedar konsultasi saja, tetapi juga harus mampu memiliki data-data identitas petani yang berisikan informasi siapa, apa dan bagaimana solusi yang diberikan dalam memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi petani.

 

Dokumentasi data-data identitas petani akan sangat membantu bagi penyuluh pertanian dalam merekam data-data yang diperlukan terkait dengan pemecahan permasalahan pada konsultasi berikutnya. Dokumentasi data-data identitas petani yang berkonsultasi dibuat secara manual disajikan dalam buku besar atau juga dapat menggunakan komputerisasi. Sajian data-data berupa matriks sebagai berikut ;

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162