Loading...

Bungaran Saragih, Hargai Kerja Keras Petani

13:04 WIB | Sunday, 14-January-2018 | Nasional | Penulis : Kontributor

Mantan Menteri Pertanian Kabinet Gotong Royong di Era  Megawati Soekarno Putri, mengatakan Pemerintah harus percaya sepenuhnya kepada Menteri Pertanian terkait produksi beras,  hal tersebut disampaikannya ketika  dimintai pendapat terkait rencana pemerintah melakukan impor beras 500.000 ton.

 

 

 

 

Bungaran Saragih yang lebih sering disapa "Profesor" tersebut, mengajak semua karyawan dan karyawati lingkup Kementan untuk mendoakan, Mentan "Andi Amran Sulaiman", agar segera sembuh "Bapak Menteri" kurang sehat, "katanya" hingga tidak dapat hadir di malam Natal ini, mari kita doakan ujar sang Profesor.

 

Bungaran meminta seluruh komponen Kementerian Pertanian agar bersungguh-sungguh bekerja, mewujudkan ketahanan dan  kedaulatan pangan, ini bukan hal yang gampang, tugas berat dan penuh tantangan, sesuai tema natal malam ini "Damai Sejahtera Kristus", mari wujudkan Ketahanan dan Kedaulatan Pangan dengan "Damai Sejahtera Kristus" khusus kepada seluruh umat kristiani yang bekerja dilingkup kementan, kalau damai sejahtera Kristus bersama kita pasti semua bisa terwujud, pungkas profesor.

 

Terkait rencana pemerintah  impor beras 500.000 ton. Bungaran, meminta agar "Pemerintah" mempertimbangkan rencana impor beras dalam waktu dekat.

 

 "Menteri Pertanian" sudah bekerja keras, ini terbukti tidak ada impor selama 3 tahun, saya juga ikuti terus aktivitas Mentan,  sungguh luar biasa, hargai "kerja keras petani", tegas profesor.

 

Profesor Bungaran, melihat bahwa saat ini, tidak perlu "Impor Beras", karena dalam waktu yang tidak begitu lama, hanya hitungan hari "Indonesia" akan memasuki masa panen raya, akhir januari hingga maret kedepan kita akan panen raya, untuk apa dan untuk siapa "Impor" ? tanya bungaran,

 

Menurutnya "Kita" harus mempercayai "Menteri Pertanian", yang bettanggung jawab pada produksi dan petani, bila ingin impor sebaiknya, kita tanya Mentan bila Mentan mengatakan bahwa produksi cukup kenapa harus impor tegas bungaran.

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162