Loading...

Demi Ketahanan Pangan, Harus Bebas Pungli

14:40 WIB | Tuesday, 27-December-2016 | Editorial, Mentan Menyapa | Penulis : Kontributor

Kementerian Pertanian telah membuat Tim Sapu bersih Pungli. Tim Saber Pungli ini ada yang punya SK yaitu tim terbuka dan ada yang tidak punya SK yaitu tim tertutup Tim terdiri dari kalangan internal dan eksternal Kementerian Pertanian, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi, untuk mengawasi kegiatan kerja dari praktik pungutan liar. Pengawasan tersebut dilakukan secara terbuka oleh tim dan tertutup oleh siapa saja pegawai Kementerian Pertanian yang dapat melaporkan praktik pungli. Kalau yang tertutup kalau dia menemukan bisa dapat bonus, dan bisa promosi (jabatan).

 

Sebagai percontohan di Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian sudah melakukan 470 mutasi dan demosi dalam dua tahun terakhir terkait pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai. Sebanyak delapan orang diberhentikan secara langsung dari total jumlah tersebut. Ini belum termasuk demosi 11 eselon I/direktorat lainnya.

 

Saya juga mengingatkan bahwa yang paling ditakuti harusnya adalah yang tidak pakai SK karena bisa jadi tidak dikenal tapi sudah siap menangkap yang salah karena melakukan pungli. Kalau ada kami temukan praktik pungli akan langsung kami tindak, akan diberi sanksi hingga pemecatan.

 

Pembentukan Tim Saber Pungli ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja Kementerian Pertanian dalam melakukan pencegahan dan pemantauan secara terpadu, efektif dan efisien sehingga seluruh pegawai terbebas dari perbuatan yang melawan hukum. Pengakatan Tim Sapu Bersih Pungli ini terdapat sistem kesepakatan dan memiliki target sendiri.

 

Tim Saber Pungli ini pun guna mendukung sistem lelang jabatan yang sudah berjalan sehingga kinerja Kementerian Pertanian ke depannya semakin meningkat. Keberadaan Tim Saber Pungli ini dapat memberikan informasi terkait evaluasi kinerja pejabat maupun staf baik secara harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Harapannya pegawai Kementerian Pertanian benar – benar bekerja sesuai dengan aturan. Kalau dalam 6 bulan tidak naik pangkat dan kinerjanya maka akan kena teguran. Tapi kalau ketahuan melakukan pungli, tanpa kompromi kami akan copot.

 

Selain itu, dengan dibentuknya Tim Saber Pungli, petani pun akan semakin mudah mendapatkan akses informasi. Dengan begitu, harapan petani atau masyarakat selama ini terpenuhi. Target yang diinginkan dari keberadaan Tim Saber Pungli ke depannya yakni meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kementerian Pertanian.

 

Alhamdulillah, saat ini usaha keras Kementerian Pertanian menghasilkan banyak hal. Perlu diketahui, dengan membaiknya kinerja salah satunya ketegasan dalam menindak perbuatan yang melanggar target, SOP dan hukum, Kementerian Pertanian telah berhasil meningkatkan produksi pangan. Berdasarkan Angka Tetap BPS, produksi padi tahun 2015 sebanyak 75,40 juta ton gabah kering giling (GKG) atau naik 4,55 juta ton (6,42 persen) dibandingkan tahun 2014. Produksi jagung sebanyak 19,61 juta ton pipilan kering atau naik 0,60 juta ton (3,18 persen) dibandingkan tahun 2014. Sementara itu, produksi kedelai pun ikut naik, produksinya 963,18 ribu ton biji kering atau naik 8,19 ribu ton (0,86 persen) dibandingkan tahun 2014. Kemudian di akhir 2016,  berdasarkan ARAM II BPS diprediksi terjadi peningkatan produksi padi sebesar 79,14 juta ton dan jagung 23,16 juta ton. 

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162