Loading...

Dirjen PKH, I Ketut Diarmita Tetap Optimis Meski ada Kecemasan

14:48 WIB | Thursday, 06-July-2017 | Komoditi, Ternak | Penulis : Ika Rahayu

Tersangkutnya sejumlah pejabat daerah yang menangani bidang peternakan dalam perkara hukum diakui oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan sempat membuatnya cemas karena dikhawatirkan dapat menghambat kelancaran pelaksanaan program terutama dalam mencapai target-target Upsus Siwab.

 

“Terus terang ada kecemasan di dalam hati saya, tapi melihat raihan capaian hasil yang terus meningkat, saya tetap optimis target 3 juta kebuntingan sapi di tahun ini bisa dicapai,” tegas Dirjen PKH Kementan I Ketut Diarmita, dalam jumpa pers, di kantornya, beberapa waktu lalu.

 

Peristiwa tertangkap tangannya Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur oleh KPK, menurut Dirjen PKH, sempat membuat cemas dirinya mengingat 67 persen dari total populasi sapi di dalam negeri ada di Jawa Timur.

 

“Karena komandannya ditangkap pikiran saya kinerja instansinya pasti akan terganggu. Dikhawatirkan hal ini akan mempengaruhi kelancaran pelaksanaan kegiatan Upsus Siwab,” ujarnya.

 

Seperti diketahui, untuk mempercepat peningkatan populasi sapi di dalam negeri, Ditjen PKH tengah melaksanakan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) di tahun 2017 dengan target 4 juta ekor akseptor dan 3 juta ekor sapi bunting.

 

Laporan Harian

 

Bukan hanya di pusat, tetapi pejabat terkait di daerah kini fokus untuk bisa mencapai target-target yang dibebankan kepada daerah. Laporan Upsus dari daerah ke pusat bahkan sudah harian dan ditembuskan langsung ke Menteri Pertanian. “Laporan detailnya masuk ke sekretariat Upsus Siwab dan ke saya selaku penanggung jawab program,” kata I Ketut Diarmita.

 

Antara lain laporan dari Jawa Timur menyebutkan, dari target 11,3 juta ekor sapi yang di IB per tanggal 19 Juni terealisasi sekitar 600 ribu ekor atau telah tercapai 52 persennya. Terdata di Jatim telah terjadi kelahiran 18 ribu ekor sapi lewat program Upsus Siwab.

 

Secara nasional realisasi sapi yang di IB mencapai 1.544.325 ekor (38,35%) dari target yang 4 juta ekor. Jumlah sapi bunting sebanyak 563.987 ekor dan kelahiran sapi 380.377 ekor. “Kami terus mengusahakan bisa mengatasi kendala-kendala di lapangan. Jadi harus optimis target yang ditetapkan bisa dicapai,” tutur Dirjen PKH. Ira

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162