Loading...

Doa bagi Pengikut Dimas Kanjeng

12:21 WIB | Monday, 31-October-2016 | Siraman Rohani, Agri Wacana | Penulis : Kontributor

Fenomena pengikut  Dimas Kanjeng Taat Pribadi  yang ingin menggandakan uangnya  kepada pimpinan Padepokan Kanjeng Dimas termasuk fenomena kerakusan terhadap harta atau dunia.

 

Harta dan dunia bisa membuat manusia melanggar ketaatan kepada Allah.  Allah telah memperingatkan manusia agar tidak melanggar ketaatan kepada Allah melalui kisah Nabi Adam dalam Al Qur’an. Seperti diketahui ketika Adam As mendapatkan anugerah dari Allah untuk tinggal dan makan apa saja yang tersedia di surga dengan catatan mereka berdua (Adam As dan istrinya) hanya dilarang mendekati satu pohon.

 

Namun Iblis yang terbakar ”hati”nya melihat kebahagiaan Adam As dan istrinya itu, tidak tinggal diam. Dengan segala tipu dayanya, akhirnya  Adam AS dan Hawa terperdaya oleh Iblis.  Ketika itu pula Allah menyeru dan mengecam perbuatan mereka, sebagaimana firmanNya dalam surat Al Araaf/7: 22 "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu bahwa sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?"

 

Menjawab pertanyaan yang merupakan kecaman Allah,  Adam As akhirnya  mengucapkan kalimat taubat yang diajarkan Allah. Keduanya  berdo’a dengan kalimat yang tercantum dalam Al Araaf/7: 23 :

 

“Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa-in lam taghfir lanaa watarhamnaa lanakuunanna mina alkhaasiriin”

 

Artinya : "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".

 

Para ulama berpendapat bahwa kalimat-kalimat do’a tersebut adalah pengajaran Allah kepada Adam As dan Hawa untuk memohon taubat kepadaNya. Ini mengisyaratkan bahwa taubat yang diterima Allah adalah taubat yang benar-benar tulus, dan oleh pelakunya disadari sebagai ancaman kesengsaraan bila tidak dikabulkan oleh Allah. Ancaman ini tentu dirasakan oleh mereka yang menyadari bahwa pelanggaran yang dilakukannya itu tertuju kepada Allah Swt.

 

Do’a penyesalan ini bukan saja untuk para pengikut Dimas Kanjeng  tapi juga untuk siapa saja yang ingin bertaubat kepada Allah. Suwandi/YMPP

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Ahmad Soim

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162