Loading...

Dua Tahun Kerja Nyata

09:33 WIB | Monday, 31-October-2016 | Editorial, Mentan Menyapa | Penulis : Kontributor

Membangun pertanian tidaklah sesederhana dan semudah membalik tangan. Tantangan pertanian sangat kompleks dan banyak faktor mempengaruhi. Kesalahan dalam mengambil kebijakan pangan dapat berakibat fatal dan bisa meruntuhkan perekonomian. Penetapan regulasi dan kebijakan pangan yang baik pun, tidak akan berdampak nyata di masyarakat bila tidak dikawal implementasinya di lapangan. Diperlukan strategi dan taktis yang jitu untuk mengelola pertanian di Indonesia.

 

Meskipun begitu dengan kerja keras kita bersama, Alhamdulillah, 76,8 persen petani di Indonesia puas dengan pertumbuhan di sektor pertanian nasional. Hal ini berdasarkan Survei Indeks di 2016, rata-rata 71-75 persen, bahkan ada yang sampai 79,9 persen. Lembaga CSIS pun melakukan survei yang sama. Hasilnya, 72,9 persen petani puas terhadap kinerja sektor pertanian dan kinerja pemerintahan saat ini, termasuk Kementerian Pertanian.

 

Data The Economist Intelligence Unit menunjukkan Indeks Ketahanan Pangan Global atau Global Food Security Index (GFSI) tahun 2016 Indonesia meningkat dari peringkat ke 74 menjadi ke 71 dari 113 negara. Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami perubahan terbesar pada indeks keseluruhan (2.7). Aspek Ketersediaan Indonesia tahun 2016 berada pada peringkat ke 66, jauh di atas peringkat keseluruhannya (ke 71)

 

Kemampuan daya beli petani diukur dari Nilai Tukar Petani (NTP) menunjukkan peningkatan, data BPS pada Januari-Agustus 2016 nilai NTP 101,66 naik dibandingkan periode sama tahun 2015 sebesar 101,06. Guna melihat daya beli petani dari usahataninya diukur Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) pada Januari-Agustus 2016 sebesar 109,65 meningkat dibandingkan 2015 sebesar 106,58. Nilai NTUP untuk subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan semuanya meningkat signifikan.

 

Prediksi tingkat kesejahteraan petani akan meningkat, semakin nyata pada beberapa bulan ke depan, seiring kinerja pertumbuhan ekonomi yang disokong oleh sektor pertanian. Pertumbuhan ekonomi total pada kuartal-II 2016 sebesar 5,18 persen atau meningkat dari 4,91 persen pada kuartal-I dan lebih tinggi dibandingkan kuartal-II 2015 sebesar 4,66 persen (year on year). Pada kuartal-II 2016 kontribusi sektor pertanian melampaui prediksi dan yang sangat besar yakni 14,32% dan tumbuh 11,90% dibandingkan kuartal I 2016 dan tumbuh 3,23% dibandingkan kuartal II 2015 (year on year).

 

‎Beberapa program atau kegiatan yang sudah dijalankan Kementan selama dua tahun terakhir, antara lain terkait pembangunan infrastruktur dasar untuk memacu produksi pertanian dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. 

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162