Loading...

Edukasi Petani melalui From Farm to Table Expo

14:02 WIB | Wednesday, 26-July-2017 | Olahan Pasar, Non Komoditi | Penulis : Nuraini Ekasari sinaga

Kualitas produk pertanian kini menjadi salah satu tuntutan konsumen. Karena itu perlu adanyanya edukasi kepada petani untuk bisa menghasilkan produk yang bermutu. Sebagai salah satu bentuk edukasi tersebut akan digelar From Farm to Table Expo 2017.

 

Pameran berskala internasional yang akan dilaksanakan 6-9 Desember 2017 mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang ini diharapkan dapat mengedukasi petani (produsen) untuk mengetahui apa yang sebaiknya dilakukan di era modern.

 

CEO PT Kristamedia Pratama, Daud Salim mengatakan, From Farm to Table Expo 2017 yang baru pertama kali ini akan diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai negera. Misalnya, Australia, China, Taiwan, Korea, Singapura, Jepang, Polandia, Uzbekistan, Denmark, Spanyol, Amerika Serikat, Jerman dan Malaysia. “Sudah ada sekitar 110 perusahaan yang mendaftar ikut pameran ini,” katanya.

 

Dalam pameran tersebut akan ditampilkan berbagai macam produk pertanian dari bibit hingga berbagai teknologi canggih dalam industri pertanian, peternakan dan perkebunan saat ini. “Akan juga ditampilkan berbagai pelatihan usaha di bidang pertanian mulai dari pembibitan sampai penjualan hasil produksi. Ada juga workshop-workshop menarik lainnya,” kata Daud.

 

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebutuhan makanan yang sehat, menurut dia, harus ada peningkatan kemampuan teknologi  terkait pengolahan makanan dari bahan mentah hingga produk jadi. Teknologi yang harus dikembangkan dalam food safety ini,  seperti memonitor temperatur pangan dengan perubahan iklim di Indonesia yang sangat ekstrem. Hal itu bertujuan agar bahan tersebut tidak terkontaminasi mikroba dan kualitasnya tetap terjaga.

 

Efek ke Produsen dan Konsumen

 

Sementara, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Yasid Taufik berharap pameran ini mampu memberikan edukasi dan informasi secara lengkap kepada petani dan memberikan efek bagi produsen maupun konsumen di Indonesia.

 

Karena itu dia menghimbau kepada dinas-dinas provinsi maupun kabupaten terkait untuk turut menggelar atau berpartisipasi terhadap kegiatan-kegiatan seperti ini. “Perkenalkan produk-produk pertanian di daerahnya, karena itu perlu di eksplorasi dan ditingkatkan lagi. Dengan pemaren seperti ini sisi on farm-nya bisa diperkenalkan luas dan menarik minat masyarakat. Kita sangat apresiasi sekali pameran ini, juga kepada PT Kristamedia dan semua pihak yang terkait dalam pameran ini,” ucapnya.

 

Selain dari instansi pemerintah, beberapa asosiasi di industri terkait juga turut serta mendukung From Farm to Table Expo 2017. Salah satunya Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU). Menurut Eksekutif Sekretaris GPPU, Yudi Prakosa, kondisi industri peternakan, khususnya perunggasan yang merupakan sub sektor dari pertanian terus diterpa problem yang sampai kini belum teratasi dengan baik.

 

“Semoga saja lewat pameran ini bersama PT Kristamedia, bisa menjembati kami para pembibit dan peternak unggas untuk bisa menginjak pasar ekspor yang lebih luas. Kami juga berharap pameran ini mampu mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan konsumsi unggas di Indonesia,” katanya.

 

Sebagai informasi, kesuksesan acara ini juga didukung Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Asosiasi Perusahaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintani), Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami), Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo), Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT), Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI), Aliansi Organis Indonesia (AOI), European-Indonesian Business Network (EIBN) dan Kamar Dagang Jerman (EKONID). Echa.

 

 

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162