Loading...

Gading Gajah Aceh Diamanakan Karantina Lampung

16:43 WIB | Thursday, 23-June-2016 | Karantina | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Sepasang gading dari Aceh yang hendak dibawa ke Bandung diamankan Balai Karantina Pertanian Lampung wilayah kerja Bakauheni. Upaya ini diharapkan bisa menekan pengurangan populasi gajah Sumatera.

 

        Kajian WWF-Indonesia menunjukkan bahwa populasi gajah Sumatera kian hari makin memprihatinkan, dalam 25 tahun, gajah Sumatera telah kehilangan sekitar 70% habitatnya, serta populasinya menyusut hingga lebih dari separuh.

 

Estimasi populasi gajah yang dilakukan tahun 2007, diperkirakan populasinya antara 2400-2800 ekor.  Kini, diperkirakan populasi gajah Sumatera telah menurun jauh dari angka tersebut karena habitatnya terus menyusut dan pembunuhan yang terus terjadi.

 

Khusus di wilayah Riau yang menjadi tempat terbesar gajah Sumatera, populasinya menurun sebesar 84% hingga tersisa sekitar 210 ekor saja di tahun 2007. Lebih dari 100 individu Gajah yang sudah mati sejak tahun 2004.

 

Ancaman utama bagi gajah Sumatera adalah hilangnya habitat mereka akibat aktivitas penebangan hutan yang tidak berkelanjutan perburuan dan perdagangan liar juga konversi hutan alam untuk perkebunan (sawit dan kertas) skala besar. 

 

        Dua gading gajah itu  dikirim melalui truk jasa paket kiriman bernomor plat BM 855 JU. Saat ini supir truk telah dimintai keterangan dan selanjutnya barang bukti akan diserahkan Polda Lampung untuk penyidikan lebih lanjut sesuai undang undang nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

 

        “Kronologinya truk tersebut diadakan pemeriksaan di pintu utama oleh pihak Kepolisian. Saat pembongkaran paket tersebut diketemukan satu paket yang berbeda dibandingkan lainnya dan hanya tertulis hiasa dinding. Lalu dilakukan pembongkaran, ternyata isinya dua buah gading gajah yang panjangnya sekitar 58 cm,” terang Penanggungjawab Wilayah Kerja Bakauheni Balai Karantina Pertanian 1 Bandar Lampung Badan Karantina Kementerian Pertanian,, Azhar. Tia

 

 

Editor : Ahmad Soim

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162